Kandungan Prebiotik Ideal Untuk Pembersih Khusus Kewanitaan

Area kewanitaan merupakan bagian yang sensitif, intim, dan vital bagi seorang wanita. Maka, kebersihan area kewanitaan merupakan hal penting untuk diperhatikan. Kebersihan area kewanitaan yang tidak baik dapat memicu ketidakseimbangan pH pada area kewanitaan dan menyebabkan infeksi.
Mia Chitra Dinisari | 25 April 2018 11:05 WIB
Ilustrasi - Dailymail

Bisnis.com, JAKARTA - Area kewanitaan merupakan bagian yang sensitif, intim, dan vital bagi seorang wanita. Maka, kebersihan area kewanitaan merupakan hal penting untuk diperhatikan. Kebersihan area kewanitaan yang tidak baik dapat memicu ketidakseimbangan pH pada area kewanitaan dan menyebabkan infeksi.

Infeksi pada area kewanitaan yang berulang dapat menyebabkan infeksi panggul, infeksi saluran kencing, infertilitas, kerusakan sistem imun tubuh, sampai infeksi menyeluruh (sepsis). Faktanya, 7 dari 10 wanita pernah mengalami keputihan yang disebabkan oleh area kewanitaan yang tidak terjaga kebersihannya dan 5% mengalami infeksi berulang. BETADINE®, brand terpercaya dalam pencegahan dan pengobatan infeksi, melengkapi rangkaian feminine care dengan memperkenalkan BETADINE™ Feminine Wash, produk pembersih khusus kewanitaan sehari-hari.

dr. Mery Sulastri, Educator & Trainer Mundipharma Indonesia menjelaskan, area kewanitaan memiliki tingkat pH alami di angka 3,8 – 4,2. Keseimbangan pH alami perlu dijaga agar bakteri baik atau lactobacillus di area kewanitaan tetap mendominasi. Bakteri baik ini bisa mencegah area kewanitaan dari berbagai gejala infeksi seperti gatal, bau, dan keputihan berlebih. Salah satu senyawa yang mampu membantu pertumbuhan bakteri baik di area kewanitaan adalah prebiotik. Prebiotik bisa berfungsi sebagai makanan atau nutrisi bagi perkembangan bakteri baik di area kewanitaan. Dengan demikian, prebiotik ini bisa tetap menjaga tingkat pH normal di area kewanitaan.

“Untuk menjaga keseimbangan pH dan flora normal, area kewanitaan perlu dibersihkan setiap hari. Pilihan pembersih yang baik untuk area kewanitaan adalah yang memiliki pH yang sesuai dengan pH alami area kewanitaan. Salah satu kekeliruan yang sering terjadi dalam membersihkan area kewanitaan adalah dengan menggunakan body wash atau sabun badan.

Penggunaan sabun badan kurang disarankan karena pH yang terkandung pada sabun badan berada di angka 9 – 10 dan kurang ideal untuk membersihkan area kewanitaan yang memiliki pH lebih asam. Membersihkan area kewanitaan dengan sabun badan dapat menyebabkan kekeringan pada kulit dan berpotensi menjadi peradangan (vulvar dermatosis) yang bisa mengganggu tingkat pH alami dan flora normal di area kewanitaan.” ujarnya.

Adi Prabowo, Marketing and Innovation Regional Mundipharma (Asia Pacific, Latin America, Africa, Middle East) mengatakan, salah satu kandungan pembersih yang baik untuk organ kewanitaan yakni yang mengandung prebiotik.

Dia menjelaskan Prebiotik adalah makanan untuk bakteri baik yang dapat meningkatkan kualitas dan pertumbuhan bakteri baik di area kewanitaan.

"Hal itulah yang membuat BETADINE® berinovasi dengan mengeluarkan BETADINE™ Feminine Wash sebagai pembersih kewanitaan sehari-hari. Inovasi terbaru dari BETADINE® ini menjawab seluruh kekhawatiran perempuan dalam membersihkan area kewanitaan sehari-hari. BETADINE™ Feminine Wash memiliki kandungan PREBIOTIK dan formula alami TRI-CARE™ yang membantu pertumbuhan bakteri baik serta menjaga keseimbangan pH alami area kewanitaan.” ujarnya.

Selain prebiotik, Betadine juga mengandung formula alami TRI-pCARE™ yang terdiri dari Immortelle yang dikenal sebagai bunga abadi, memiliki sifat antimikroba dan antioksidan alami sehingga memberi kelembutan dan mengurangi iritasi pada kulit; Sensiva™, zat aktif yang mampu mengurangi gatal dan kemerahan pada kulit; dan Citrofol.

BETADINE® Femininie wash dirilis dalam 4 varian yakni Gentle Protection yang memberikan perlindungan antioksidan dari bunga Immortelle dan cocok untuk penggunaan di hari-hari normal. Immortelle, yang dikenal sebagai bunga abadi yang memiliki khasiat antimikroba dan merupakan antioksidan alami yang memberi kelembutan dan mengurangi iritasi pada kulit.

Selain itu, Fresh and Active dengan tambahan Lemon Verbena untuk sensasi kesegaran lebih lama, cocok digunakan saat berolahraga atau aktivitas yang banyak menimbulkan keringat. Odour Control, dengan ekstrak alami Witch Hazel untuk perlindungan lebih dari bau tak sedap, cocok digunakan saat beraktivitas panjang (pagi sampai malam), juga untuk aktifitas yang berkeringat. Serta, Moisturising dengan ekstrak Calendula Oil untuk kelembapan optimal pada kulit kering di area kewanitaan yang cocok digunakan untuk kondisi kering di area kewanitaan, setelah melahirkan, ataupun menopause.

Adi Prabowo menambahkan, “BETADINE™ Feminine Wash tersedia dalam bentuk busa, cairan, dan tisu pembersih kewanitaan.

Tag : Tes Vagina
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top