Spons Dapur Jadi Rumah Bagi Ratusan Jenis Bakteri

Ternyata, spons dapur menjadi salah satu barang paling tidak higienis. Dalam studi yang diterbitkan Scientific Reports pada 2017, tim peneliti dari Jerman menganalisis kuman spons dapur dan menemukan ada 362 jenis bakteri yang bersembunyi di celah-celah spons.
Newswire | 30 April 2018 07:51 WIB
Spons dapur. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Barang apakah yang menurut Anda paling bersih di seluruh rumah? Barang apakah yang paling kotor dan penuh bakteri?

Ternyata, spons dapur menjadi salah satu barang paling tidak higienis. Dalam studi yang diterbitkan Scientific Reports pada 2017, tim peneliti dari Jerman menganalisis kuman spons dapur dan menemukan ada 362 jenis bakteri yang bersembunyi di celah-celah spons.

Dilansir dari Antara, Senin (30/4/2018), terdapat hingga 45 miliar bakteri per sentimeter (cm) persegi. Jumlah ini sama dengan jumlah yang ditemukan dalam sampel kotoran manusia.

Bila dihitung, maka ada hampir 5,5 triliun bakteri yang berdiam di sekitar benda yang digunakan untuk membersihkan perangkat makan itu.

Kendati demikian, tim peneliti tak menemukan bakteri jahat seperti Escherichia coli (E.coli) di dalam spons dapur. Namun, tetap ada potensi bakteri yang berbahaya untuk kesehatan tubuh.

"Ini 1-2 kali lipat lebih banyak dari yang awalnya kami perkirakan," ungkap Markus Egert, profesor mikrobiologi di Furtwangen University, yang memimpin penelitian.

Ketika dia dan timnya memvisualisasikan bakteri di bawah mikroskop, mereka bahkan menemukan hal yang mengkhawatirkan.

"Tidak ada yang pernah melihat bakteri berdiam di dalam spons. Satu masalah yang kita miliki dengan bakteri dan mikroba adalah kita tidak dapat melihatnya. Jika Anda tidak melihatnya, Anda tidak akan percaya mereka ada di sana," tutur Egert.

Lalu, benda apa yang harus digunakan untuk mencuci piring? Anda bisa menggunakan sikat plastik atau silikon sebagai alternatif.

Sikat cenderung tetap kering ketika tidak digunakan dan benda ini tidak memiliki celah atau lubang-lubang sebanyak spons, yang menjadi sarang bakteri. Selain itu, kotoran pada sikat bisa terlihat dengan mudah dan benda ini pun gampang dibersihkan.

"Anda bisa memposisikan sikat dalam keadaan berdiri atau menggantungnya agar tetap kering," terang Carolyn Forte, direktur sebuah perusahaan peralatan rumah tangga dan laboratorium produk pembersih di New York City, AS, kepada Time.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kebersihan

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top