Meningkatkan Kebiasaan Main di Luar Ruangan Pada Anak Lewat Permainan Tradisional

Bermain dan mendapatkan pendidikan adalah dua aspek penting bagi anak-anak.
Mia Chitra Dinisari | 05 Mei 2018 10:37 WIB
Anak Berman Permainan Tradisional - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bermain dan mendapatkan pendidikan adalah dua aspek penting bagi anak-anak.

Namun banyak anak-anak yang saat ini tidak memiliki kesempatan untuk bermain yang seutuhnya. Bermain yang seutuhnya berarti bersentuhan dengan tanah, air, angin dan udara. Bukan hanya sebagai ‘hak’ anak, namun bermain juga dapat mengembangkan karakter anak.

Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), mengatakan, Indonesia kaya akan budaya dan memiliki banyak permainan tradisional yang hampir terlupakan.

"Dengan memperkenalkan dan memopulerkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda, bisa menjadi media untuk melestarikan nilai budaya dan tradisi daerah yang menjadi kekayaan bangsa kita dan juga mengembangkan kemasyarakatan bangsa.” ujar Kak Seto.

Hal tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah sebagaimana tertuang dalam himbauan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang mendorong metode belajar lebih banyak dilakukan di luar ruangan agar generasi muda dapat beradaptasi dan merasakan konkritnya pembelajaran yang didapatkan.

Pendidikan bukan semata-mata hanya untuk urusan akademik, tetapi dapat diperoleh sambil bermain dan belajar, seperti konsep yang diadaptasi dalam permainan tradisional. Bermain permainan tradisional tidak hanya akan mengembangkan karakter anak, namun juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kebudayaan dan kemajemukan bangsa.

 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), PT Johnson & Johnson Indonesia, melalui Combantrin, bersama-sama dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) serta didukung penuh oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (KEMENSOS RI) menghimbau masyarakat khususnya para orangtua untuk membangkitkan semangat bermain dan belajar melalui gerakan nasional #JamMainKita dengan mengundang sekitar 500 anak Indonesia dan lebih dari 100 tenaga pendidik beserta orangtua untuk bermain permainan tradisional bersama. 

Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham mengatakan, sangat mendukung adanya gerakan nasional #JamMainKita yang mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia melalui permainan tradisional. "Harapan kami ke depan, #JamMainKita tidak hanya sebagai sebuah selebrasi, tetapi juga dapat menjadi sebuah kebijakan resmi terkait pendidikan anak, seperti Inpres (Instruksi Presiden) dan Permen (Peraturan Menteri), supaya bermain permainan tradisional di luar ruangan dapat menjadi salah satu kurikulum sekolah, serta mendapat dukungan berupa penyediaan fasilitas ruang publik yang aman bagi anak-anak untuk bermain permainan tradisional.” ujarnya.

 

Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia menjelaskan, dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak keluarga Indonesia mengandalkan gawai (gadget) dan bahkan lebih menyukai apabila anak-anak mereka memilih bermain di dalam rumah. "Kondisi ini telah mengubah definisi anak-anak tentang bermain. Padahal bermain permainan tradisional di luar ruangan banyak melibatkan aktivitas fisik yang mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangannya.”katanya.

Lakish menambahkan, melalui gerakan nasional #JamMainKita, kami berharap tenaga pendidik dan orangtua tergerak untuk membebaskan anak-anaknya bermain di luar, khususnya bermain permainan tradisional sebagai sarana mendidik mereka dalam mengajarkan nilai-nilai sosial, pembentukan karakter dan kecintaan akan budaya, dengan cara yang seru dan mengasyikkan.

"Oleh karena itu, untuk mendukung gerakan ini dan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, kami turut mengundang 500 anak yang terdiri dari anak sekolah, anak panti, anak termarjinalkan dan anak disabilitas beserta guru dan orangtuanya untuk bermain dengan gembira di halaman Istana Merdeka bersama Presiden Jokowi.” tambahnya.

 

Tag : parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top