Kate Spade Alami Depresi Selama Bertahun-Tahun Sebelum Bunuh Diri

Kabar kepergian Kate Spade memang sangat ironis. Desainer yang terkenal dengan karyanya yang penuh warna ini ternyata sudah mengalami depresi selama bertahun-tahun sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 07 Juni 2018 10:07 WIB
Kate Spade - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Kabar kepergian Kate Spade memang sangat ironis. Desainer yang terkenal dengan karyanya yang penuh warna ini ternyata sudah mengalami depresi selama bertahun-tahun sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Hal tersebut disampaikan sang suami, Andy Spade, kepada The New York Times seperti yang dilansir Reuters, Kamis (7/6/2018).

Spade mengatakan bahwa sang istri menderita depresi dan kegelisahan selama beberapa tahun, tapi tidak ada indikasi dan peringatan bahwa dia akan mengakhiri hidupnya.

"Dia sangat aktif meminta bantuan untuk menyembuhkan depresi dan kegelisahannya selama lima tahun ini, dia rajin pergi ke dokter dan rajin minum obat untuk menghilangkan rasa depresi dan gelisahnya. Tidak ada penyalahgunaan zat terlarang atau alkohol. Tidak ada masalah bisnis," ungkapnya.

Spade juga mengaku bahwa pada sepuluh bulan terakhir dia dan istrinya memang tinggal terpisah.

"Untuk sepuluh bulan terakhir memang kami tinggal terpisah, tapi hanya beberapa blok rumah di antara kami. Bea [Francis Beatrix, anak Kate dan Andy] hidup bersama kami dan kami saling bertemu juga berbicara setiap hari," paparnya.

Spade mengklaim mereka sebenarnya tidak benar-benar berpisah dan tidak pernah mendiskusikan tentang perceraian.

"Kami sahabat yang mencoba untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara terbaik kami. Kami sudah bersama selama 35 tahun. Kami saling mencintai satu sama lain dan hanya membutuhkan waktu istirahat," jelasnya.

Mengenai catatan yang ditinggalkan Kate Spade sebelum bunuh diri yang sudah tersebar di beberapa media, Andy sangat menyayangkan hal tersebut.

"Saya belum melihat ada catatan yang tertinggal dan saya terkejut bahwa pesan pribadi untuk putri saya telah dibagikan dengan tanpa hati kepada media," tuturnya.

Putrinya juga disebut masih dalam suasana duka yang mendalam dan sangat terkejut dengan kepergian sang ibu yang mendadak.

Kate dan Andy menjual saham di perusahaan pengelola merek Kate Spade pada 2006 untuk fokus membesarkan anak mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
desainer, bunuh diri

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top