Mengintip Persamaan Make up 1930-an dengan Tren Masa Kini

Tren kosmetik selalu berulang-ulang, tampilan klasik yang sempat terasa kuno pada akhirnya kembali dielu-elukan seiring berjalannya waktu. Setiap masa punya ciri khas dandanan tersendiri, seperti era 1930-an yang disebut sebagai Masa Keemasan Hollywood
Newswire | 09 Agustus 2018 13:51 WIB
Ilustrasi - Tips-pk

Bisnis.com,JAKARTA -  Tahukah Anda jika sebenarnya tren kosmetik itu selalu berulang-ulang? Buktinya, tampilan klasik yang sempat terasa kuno pada akhirnya kembali dielu-elukan seiring berjalannya waktu.

Setiap masa punya ciri khas dandanan tersendiri, seperti era 1930-an yang disebut sebagai Masa Keemasan Hollywood.

Saat itu film-film bisu mulai berkembang jadi film dengan audio, riasan para aktris yang tampil di layar lebar menjadi tren makeup, sebut saja Great Garbo dan Carole Lombard.

Pada masa itu, tren yang populer sebenarnya tak jauh berbeda dengan riasan masa kini: eyeliner, maskara, lipstik merah, foundation dan eyeshadow untuk menghasilkan tampilan kulit bersinar dan wajah merona.

Tren yang dimulai pada 1930-an adalah alis tipis yang dibentuk dengan pensil alis. Meski beberapa tahun belakangan tren yang disukai adalah alis tebal, tampilan alis tipis juga diperkirakan bakal kembali disukai.

Perempuan era 1930-an menganggap alis tipis akan membuat penampilan mereka semakin feminin. Ada yang sengaja mencabuti alisnya, tapi ada juga yang lebih ekstrem, mencukur habis alis agar tercipta "kanvas" di mana mereka bebas menciptakan bentuk alis sendiri.

Tren contouring dan highlighting wajah agar terlihat bersinar juga dimulai sejak 1930-an. Sama seperti sekarang, perona pipi juga tak pernah luput agar wajah terlihat berseri.

Penjepit bulu mata baru mulai muncul saat itu, begitu juga dengan maskara antiair, membuat para kaum hawa menginginkan bulu mata yang tebal serta lentik. Maskara masih disukai hingga saat ini. Jika tak mau repot, ada bulu mata palsu yang bisa diaplikasikan kapan saja.

Tren yang masih bertahan adalah lipstik merah. Ketika film hitam putih mulai digantikan dengan film berwarna, penonton akhirnya bisa melihat warna-warna bibir sang bintang dan ingin menirunya. 

Bedanya, lipstik zaman dulu lebih mudah terhapus karena belum ada teknologi dan inovasi secanggih sekarang.

Bintang Hollywood 1930-an Constance Bennet pernah bilang, lipstik yang dia pakai selalu cepat terhapus saat makan, atau menempel di pipi anak yang diciumnya.

Saat ini banyak lipstik yang dibuat agar bisa bertahan lama di bibir, salah satu yang mengusung inovasi baru dapat dilihat langsung di pameran Taiwan Beauty International Show 2018 yang akan berlangsung pada 13-15 September di Taipei World Trade Centre Exhibition Hall 1.

Sumber : Antara

Tag : make up
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top