Riset: Ada Hubungan Pembersih Rumah & Obesitas Anak

Peneliti Kanada telah menemukan hubungan antara pembersih rumah tangga dan anak-anak yang kelebihan berat badan atau obesitas. Hubungan yang dapat dihubungkan ke bakteri usus.
Newswire | 23 September 2018 07:59 WIB
Anak obesitas - Istimewa

Bisnis.com, CALIFORNIA - Peneliti Kanada telah menemukan hubungan antara pembersih rumah tangga dan anak-anak yang kelebihan berat badan atau obesitas. Hubungan yang dapat dihubungkan ke bakteri usus.

Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Asosiasi Medis Kanada 17 September, menganalisis flora usus dari 757 bayi pada 3 sampai 4 bulan, dan berat badan mereka pada usia 1 dan 3 tahun. Para peneliti mengamati paparan disinfektan, deterjen, dan produk ramah lingkungan yang digunakan di rumah.

Mereka menemukan bahwa sering menggunakan disinfektan rumah tangga seperti pembersih berbagai permukaan di dalam rumah ada kaitannya dengan tingkat yang lebih rendah dari bakteri Haemophilus dan Clostridium, tetapi tingkat yang lebih tinggi dari Lachnospiraceae di flora usus bayi berusia 3 hingga 4 bulan. Secara signifikan, indeks massa tubuh (BMI) mereka lebih tinggi pada usia 3.

"Sangat mengejutkan," kata Dr. S. Daniel Ganjian, seorang dokter anak di Pusat Kesehatan Providence Saint John di California. "Meskipun telah terbukti bahwa flora usus dapat mempengaruhi obesitas, tidak ada penelitian yang membuat hubungan yang kuat dengan frekuensi pembersihan dan jenis produk yang digunakan dengan pengembangan kelebihan berat badan atau obesitas."

Sementara itu Dr Gina Posner, seorang dokter anak di Memorial Care Orange Coast Medical Center di California tak begitu terkejut dengan hasil penelitian tersebut.

"Ada penelitian yang menunjukkan pentingnya bakteri usus pada berat badan," kata Posner. "Jika Anda menggunakan banyak bahan kimia yang kemudian membunuh bakteri itu, maka masuk akal bahwa ini dapat menyebabkan masalah dengan berat badan."

Posner mengatakan adalah ide yang baik untuk tidak terlalu mengkhawatirkan kotoran. Gunakan sabun biasa. Sarannya: Biarkan anak Anda menjadi kotor.

Seperti ditunjukkan hipotesis kebersihan, semakin bersih seseorang, semakin banyak alergi, penyakit autoimun, dan obesitas dapat berkembang, ”kata Ganjian. "Jangan mencuci [tangan] terlalu banyak atau terlalu sedikit. Cobalah untuk menjadi seperti Goldilocks dan tetap berada di tengah. Jauhi yang ekstrem. ”

Hipotesis kebersihan adalah teori bahwa lingkungan yang sangat bersih dapat mempengaruhi sistem kekebalan anak, menempatkan mereka pada peningkatan risiko untuk kondisi tertentu seperti asma dan alergi.

Sumber : Tempo

Tag : obesitas
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top