Cara Gampang dan Hemat Waktu Menebus Resep Obat di Rumah Sakit

Halodoc hadirkan platform digital pelayanan kesehatan "Halodoc Goes to Hospital (HG2H)" guna memudahkan pasian karena menghemat waktu dalam menebus resep obat di rumah sakit, baik obat racikan maupun non-racikan.
Newswire | 28 September 2018 10:49 WIB
Halodoc hadirkan platform digital pelayanan kesehatan "Halodoc Goes to Hospital (HG2H)" - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Halodoc hadirkan platform digital pelayanan kesehatan "Halodoc Goes to Hospital (HG2H)" guna memudahkan pasian karena menghemat waktu dalam menebus resep obat di rumah sakit, baik obat racikan maupun non-racikan.

Layanan itu juga berguna bagi pasien umum maupun BPJS, serta pasien baru maupun yang rawat jalan.

Layanan tersebut dibentuk guna memberi kemudahan bagi masyarakat dalam bidang kesehatan, sekaligus sebagai upaya membangun sinergi positif dengan rumah sakit.

"Halodoc Goes to Hospital merupakan wujud komitmen kami dalam mempermudah akses kesehatan bagi masyarakat, dan juga sebagai bentuk upaya kami membangun sinergi positif dengan rumah sakit. Kita juga melayani pasien untuk BPJS atau yang tidak, juga bisa digunakan pasien baru maupun pasien yang rawat jalan yang sudah berlangganan menebus obat di rumah sakit tersebut," ujar CEO Halodoc Jonathan Sudharta dalam media launch di Arthotel, Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Dalam memanfaatkan layanan ini, masyarakat diwajibkan mempunyai resep yang dianjurkan dokter dengan indikasi yang juga diberikan dokter.

Selanjutnya, melakukan pembayaran di kasir, dan pada saat itu petugas rumah sakit memberikan penawaran kepada pasien apakah mau menggunakan layanan dari HG2H, dalam hal pengantaran barang Halodoc yang bekerja sama dengan Gojek.

"Pasien datang ke rumah sakit untuk berobat dan mendapatkan resep dari dokter sesuai indikasinya. Setelah melakukan pembayaran pasien akan diantar ke both halodoc. Jika pasien ingin menggunakan layanan dari kami, pasien bisa pulang tanpa harus menunggu berlama-lama di apotek. Semua kegiatan bisa dilihat di aplikasi kami. Kami mengirim barang dengan Gojek secara gratis," tambah Jonathan Banyak pihak yang menyambut baik aplikasi dari Halodoc.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Dr Kuntjoro menyambut baik kerja sama yang sudah dijalin selama ini antara rumah sakit pemerintah dan swata dengan Halodoc

"Ke depannya rumah sakit kita ini akan semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi yang sekarang banyak berkembang, jelas kami menyambut baik pelayanan dari Halodoc ini," ungkap Kuntjoro.

Pelayanan HG2H ini sudah ada di 76 rumah sakit swasta maupun non-swasta di Jabodetabek, Karawang, Bandung, Bandar Lampung, Malang, Ponorogo, Jember, Bali, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, Padang, Medan, Semarang, Gresik dan Makasar.

Halodoc menargetkan 500 rumah sakit pada tahun 2019.

Sumber : Antara

Tag : kesehatan, obat
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top