Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penderita Jantung Makin Meningkat, Sudahkah Anda Bergaya Hidup Sehat?

Penyakit jantung menjadi penyakit paling mematikan di dunia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2018  |  09:00 WIB
Penderita Jantung Makin Meningkat, Sudahkah Anda Bergaya Hidup Sehat?
Jantung - Boldsky
Bagikan

BIsnis.com, JAKARTA - Penyakit jantung menjadi penyakit paling mematikan di dunia.

Di Indonesia, penyakit ini berada di urutan pertama sebagai yang paling banyak penderitanya. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2016, penyakit jantung adalah penyakit tidak menular (PTM) yang penderitanya paling banyak di Indonesia bahkan dunia.

Salah satu penyebabnya adalah kolesterol tinggi yang diakibatkan oleh pola hidup tidak sehat.

Semakin hari, penderita jantung kian meningkat, karena perubahan gaya hidup masyarakat juga telah bergeser dan lebih mementingkan kesibukannya dibanding mengatur pola hidup sehat.

"Sekarang orang makan polanya karbohidratnya lebih banyak, lemaknya lebih banyak, olahraganya kurang. Ini adalah pola hidup masyarakat kota, olahraga kurang, diet kolesterol juga kurang karena kesibukan yang meningkat," ujar dr. Nafrialdi, PhD, SpPD, SpFK dalam bincang-bincang "Hasil Uji Klinis Nutrafor CHOL" di Jakarta.

Nafrialdi mengatakan bahwa laki-laki di usia 40-50 tahun lebih banyak menderita penyakit jantung dan kolesterol dibandingkan dengan wanita. Namun, wanita yang sudah mengalami menopause, risikonya akan semakin besar.

"Karena ini pengaruh hormon. Ketika sudah menopause, hormonnya wanita seperti laki-laki," terang Nafrialdi.

Untuk pencegahan, disarankan melakukan diet hidup sehat seperti perbanyak makan sayur dan buah. Selain itu, lakukanlah olahraga ringan seperti berjalan kaki secara rutin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi jantung

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top