Kolaborasi Hijup dan Love Pink Tekan Angka Kasus Kanker Payudara

Dalam rangka memperingati bulan peduli kanker payudara, HIJUP berkolaborasi dengan Lovepink memberikan semangat kepada para pejuang kanker payudara melalui edukasi merawat kesehatan kulit dan tampil percaya diri dengan sentuhan fesyen.
Asteria Desi Kartika Sari | 24 Oktober 2018 20:07 WIB
Ilustrasi kanker payudara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA— Dalam rangka memperingati bulan peduli kanker payudara, HIJUP berkolaborasi dengan Lovepink memberikan semangat kepada para pejuang kanker payudara melalui edukasi merawat kesehatan kulit dan tampil percaya diri dengan sentuhan fesyen.

Hal tersebut dilakukan lewat kegiatan HIJUP Speaks Pink UP: Together, Support Each Other ini pun sebagai wujud dukungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker payudara dengan memeriksa payudara sendiri atau yang dikenal dengan campaign SADARI.

Head of Public Relation HIJUP Andhara Early mengatakan melalui kegiatan kolaborasi HIJUP dengan Lovepink ini, kami berharap dapat memberikan hal yang bermanfaat untuk para breast cancer warrior agar dapat terus semangat menjalani proses treatment. HIJUP kali ini ingin berbagi melalui fashion & beauty agar para pejuang kanker payudara tetap semangat menjalani hari dengan percaya diri.

“Kami juga ingin mengapresiasi para survivor yang selalu menginspirasi dan terus memberdayakan kebaikan serta perubahan kepada masyarakat, khususnya perempuan, akan pentingnya menyadari untuk menjaga dan memeriksa kesehatan payudara secara rutin,” kata Andara dalam keterangan tertulis, Rabu (24/10/2018).

Selain itu, Founder Lovepink Shanti Persada berharap melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak terhadap kesadaran masyarakat akan kanker payudara. Pasalnya, kanker payudara measih menjadi salah satu kekhawatiran. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI 2017, penderita kanker payudara sendiri merupakan salah satu prevalensi tertinggi di Indonesia yaitu sebesar 0.5%.

Di Indonesia kasus kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi pada pasien rawat inap maupun rawat jalan di seluruh rumah sakit dengan jumlah pasien sebanyak 12.014 orang (28.7%) menurut SIRS 2010. Kasus baru kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi di Indonesia dengan angka kematian 21.5 per 100 ribu.

Berikut cara melakukan SADARI Perhatikan payudara Anda. Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara. Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.

Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Tag : kanker payudara
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top