Ini Akibatnya jika Mata Terlalu Banyak Terpapar Gawai

Bisnis.com, Jakarta -- Peluncuran berbagai gawai canggih bukan menjadi masalah dalam hal ini, namun penggunaan gawai dan kepedulian pada kesehatan mata tampaknya masih kurang mengedukasi masyarakat sehingga meningkatkan produk bingkai kaca mata laris dijual.
Putri Salsabila | 24 November 2018 05:16 WIB
Mata sehat - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter Rina La Distia Nora dari bagian infeksi dan imunologi departemen medis mata Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Kirana menjelaskan bahwa hal yang terpenting bagi pengguna gawai adalah membatasi waktu dalam menatap layar.

Meskipun ini terlihat sulit karena hampir tiap waktu gawai selalu menjadi pendamping manusia dalam beraktivitas karena itu bisa menciptakan mata yang lelah dan mengakibatkan miopia (minus).

 “Dalam menggunakan gawai, kita akan terus menerus melebarkan kornea kita, hal itu akan menciptakan ketegangan otot apabila dilakukan terus menerus, maka batasi waktu menatap layar, untuk membaca bisa lebih baik membaca buku,” tuturnya.

Saat ini tampaknya sangat susah untuk berhenti menatap layar. Gawai seolah menjadi bagian dari tubuh yang tidak bisa terpisahkan. Namun faktanya, menatap layar dapat membuat mata Lelah dan mendukung berbagai penyakit pada mata. Saat diluar ruangan, mata juga butuh untuk dilindungi, struktur mata yang sangat ringkih dan masih belum ada alat untuk memperbaiki mata kembali semula seperti sedia kala disaat sehat.

“Paparan sinar matahari gunakan kacamata hitam saat keluar rumah, dan hindari paparan asap rokok hal itu sangat berpengaruh, hal itu bisa menciptakan rusaknya retina dan saraf mata, belum ada ilmu kedokteran saraf mata untuk membuat mata lebih sehat lagi seperti saat muda dulu,” ucapnya, Jumat (24/11/2018).

Selain membatas waktu menatap layar, menurut dokter spesialis mata Lukman Edward, dibutuhkan adanya olahraga mata dengan melihat jarak jauh.

“Video display terminal syndrome, computer vision syndrome, tatalaksananya bisa dilakukan dengan cara istirahat melihat jauh selama lima menit,”tuturnya.

Rina menjelaskan bahwa proses kerja mata untuk melihat dekat, otot mata akan terus berkerja, apabila mata mencembung terus menerus maka dapat menciptakan miopia (mata minus) pada mata.

“Setiap 20 menit minimal istirahatlah 20 detik untuk melihat jarak jauh minimal 20 feet, 20 feet itu 6 meter setiap 20 menit itu streaching, mata lihat jauh, agar lenca menipis agar tidak konstraksi lagi dan bisa diberikan tetes air mata buatan,” tuturnya.

Selain itu,  Rina menyarankan,  istirahat mata dengan dua kategori yaitu minibreaks dan makrobreaks.

“Setiap 4 jam, makroberaks, yaitu istirahar yang Panjang seperti makan, solat, minimal istirahat 40 menit, sehingga mata kita diberikan istirahat untuk menatap layar,” tambahnya.

Tag : komputer, kesehatan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top