Grup Musik The Panturas Luncurkan Single Lewat Aplikasi Kencan

Grup musik The Panturas luncurkan single terbarunya melalui aplikasi kencan "Tinder". Lagu tentang ratu pantai selatan dan cara peluncurkan yang dinilai tidak lazim tersebut berhasil menarik perhatian warganet.
Wibi Pangestu Pratama | 26 November 2018 09:24 WIB
Grup musik The Panturas - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Grup musik The Panturas luncurkan single terbarunya melalui aplikasi kencan "Tinder". Lagu tentang ratu pantai selatan dan cara peluncurkan yang dinilai tidak lazim tersebut berhasil menarik perhatian warganet.

Akhir pekan ini grup musik The Panturas meluncurkan single terbarunya berjudul Queen of the South. Sesuai judulnya, lagu tersebut bercerita tentang ratu pantai selatan yang dikenal juga sebagai Nyi Roro Kidul.

Tidak seperti peluncuran lagu pada umumnya, grup musik tersebut meluncurkan lagunya melalui aplikasi kencan Tinder. Penggebuk drum The Panturas, Surya Fikri Asshidiq, menjelaskan cara peluncuran single tersebut berawal dari candaan yang ditanggapi serius oleh.

Kuya, panggilan akrab Surya, menjelaskan mulanya The Panturas bercanda membuat tweet bahwa mereka akan meluncurkan single lewat Tinder. Hal tersebut dirasa aneh oleh Kuya sendiri, tetapi justru mendapat tanggapan serius dari akun Twitter @bertinder.

"Dikirim dm [direct message oleh akun @bertinder], 'bos, ayo kita collab,' katanya, tapi gak tahu kolaborasi apa. Jadinya kolaborasi dengan dia, bikin akun Tinder dengan nama The Panturas, kalau di-swipe ada profilnya, kalau match ada link YouTube. Cuma bisa dibuka sama yang punya link," ujar Kuya menjelaskan proses kolaborasi tersebut, beberapa waktu lalu.

Kuya menjelaskan setelah 2,5 jam kolaborasi tersebut berlangsung, terdapat sekitar delapan orang yang mendapatkan akses ke single Queen of the South melalui Tinder. Kuya mengaku jumlah tersebut memang sedikit, tapi menjadi sangat lucu. Dia pun menjelaskan banyak pengguna internet yang kembali mengunduh Tinder hanya untuk 'mencari' The Panturas.

Gimmick peluncuran single melalui Tinder itu diakui Kuya berhasil memancing rasa penasaran orang-orang terhadapkarya terbarunya itu. Rasa penasaran tersebut terbukti, setelah beberapa waktu kemudian single itu dibuka aksesnya kepada publik, ribuan orang langsung mendengarkan single tersebut. Hingga artikel ini ditulis, Bisnis memantau lebih dari 7 ribu orang telah mendengarkan Queen of the South.

Kuya mengaku heran dan takjub cara tersebut bisa dilakukan dan berhasil. "Saya baru tahu ini [meluncurkan single lewat Tinder] bisa. Saya bisa jadi ambassador Tinder," ujar Kuya.

Sebelum meluncurkan Queen of the South, The Panturas telah meluncurkan album bertajuk Mabuk L aut. Meskipun memiliki nama yang mirip dengan Pantura (pantai utara), grup musik surf rock tersebut berasal dari Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. The Panturas mengusung isu-isu seputar laut dan kehidupan sosial dalam karya-karyanya.

Lagu Queen of the South sendiri mengangkat topik tentang mitos Nyi Roro Kidul yang berada di pantai selatan Jawa. Abyan Zaki, vokalis The Panturas yang menulis lagu tersebut menjelaskan bahwa lagu itu menceritakan pemuda yang dimabuk cinta kepada sang ratu namun tak berbalas. Dia menjelaskan proses pembuatan lagu tersebut dipengaruhi musik-musik Frankie Valli dan Dead 60s.

Tag : musik, pantura, grup musik, musik rock
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top