Ma’ruf Amin Ingin Jadi Wapres Pertama Bersarung Saat Dinas

Calon wakil presiden Nomor urut 1 Ma'ruf Amin sangat sering trlihat mengenakan sarung dipadukan dengan jas. Dia juga sering menggunakan kopiah ditambah sorban di lehernya.
JIBI | 10 Desember 2018 08:58 WIB
Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin (Ketua MUI Non/aktif) menikmati keindahan alam Raja Ampat, Papua Barat sebelum mengikuti kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) Majelis Ulama Indonesia ke/IV, di Waisai, Papua Barat

Bisnis.com, JAKARTA - Calon wakil presiden Nomor urut 1 Ma'ruf Amin sangat sering trlihat mengenakan sarung dipadukan dengan  jas. Dia juga sering menggunakan kopiah ditambah sorban di lehernya.

Menurut Ma’ruf, pakaian yang dikenakannya diberui istilah pakaian khas Kiai Nusantara.

Ma'ruf mengatakan jika terpilih menjadi wakil presiden kelak, dia akan tetap mengenakan pakaian khas tersebut. Ma'ruf akan tetap bersarung.

Dia pun mengatakan memiliki banyak sekali sarung yang didapatnya dari seluruh Nusantara. Lalu, apakah Anda penasaran kapan Ma’ruf mengenakan celana panjang?

"Terakhir kali saya mengenakan celana panjang, itu sebelum menjadi Rais Aam PBNU," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta pada Jumat (7/12/2018).

Ma'ruf menjabat Rais Aam PBNU pada 2015. Kini, dia menjabat Mustasyar PBNU.

Menurut dia, tidak ada yang salah dengan sarung. Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak pernah memintanya mengubah penampilan, jika nanti terpilih menjadi wakil orang nomor satu di Republik ini

"Sepanjang tidak ada undang-undang yang melarang, saya akan tetap bersarung," kata Ma'ruf

Toh, menurut dia, selama ini Ma'ruf nyaman berpergian keluar negeri dan bertemu petinggi negara lain dengan bersarung.

"Saya ketemu Perdana Menteri Singapura, Perdana Menteri Malaysia, pakai sarung," ujarnya.

Ma'ruf mengatakan ingin tercatat sebagai wakil presiden pertama yang mengenakan sarung sebagai pakaian dinas.

 

Sumber : Tempo

Tag : Presiden Joko Widodo, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top