Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awalnya Batuk & Pilek, Simak Gejala Khas Pneumonia

Batuk disertai sesak napas menjadi gejala khas pneumonia yang perlu diperhatikan, menurut dokter spesialis anak dari RSCM, dr Madeleine Ramdhani Jasin SpA.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Desember 2018  |  13:44 WIB
Awalnya Batuk & Pilek, Simak Gejala Khas Pneumonia
Ilustrasi pemakaian masker untuk menghindari penyebaran virus influenza. - Reuters/Ivan Alvarado
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Batuk disertai sesak napas menjadi gejala khas pneumonia yang perlu diperhatikan, menurut dokter spesialis anak dari RSCM, dr Madeleine Ramdhani Jasin SpA.

"Awalnya batuk dan pilek, tetapi enggak sembuh-sembuh. Seharusnya seminggu sudah sembuh, ini malah enggak sembuh lalu sesak napas. Harus curiga pneumonia (bawa ke dokter). Jadi batuk pilek yang berkembang menjadi sesak," ujar dia di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Pada kondisi yang sudah berat, pneumonia bisa memicu sesak napas yang semakin berat, membuat cekungan di daerah dada hingga penurunan kesadaran.

"Pneumonia kalau sudah berat, sesak napas menjadi berat bisa sampai tertarik ke dalam bahkan sampai penurunan kesadaran. Kalau sudah begitu pengobatan lebih lama," papar Madeleine.

Gejala lain pneumonia adalah demam, menggigil dan kesulitan bernapas.

Menurut Madeleine, menggunakan masker bisa mencegah penularan penyakit ini. Kendati begitu, penerapan gaya hidup sehat dan bersih, pemberian ASI eksklusif pada anak menjadi hal yang tak kalah penting.

Hasil studi tim peneliti dari Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran, Bandung pada Oktober 2018 menunjukkan, pada tiga wilayah sasaran studi yakni Jakarta, Kabupaten Bandung dan Sumba Barat, anak-anak yang mempunyai riwayat pneumonia ternyata lebih sedikit mendapatkan ASI eksklusif.

Selain masalah kesadaran (di Sumba Barat, ibu-ibu berhenti menyusui sebelum 4 bulan karena ASI kering), tidak ada waktu menyusui anak karena bekerja di pabrik (Kabupaten Bandung) menjadi alasan tak terpenuhinya ASI eksklusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ispa pneumonia

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top