Pemilu 2019, Sutradara Livi Zheng Mencoblos di Los Angeles

Livi Zheng, sutradara Indonesia di Amerika, Sabtu (13/4/2019), menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019, di Konsulat Jenderal Republik Indonesia-Los Angeles (KJRI-LA).
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 15 April 2019  |  07:40 WIB
Pemilu 2019, Sutradara Livi Zheng Mencoblos di Los Angeles
Livi Zheng, sutradara Indonesia di Amerika, Sabtu (13/4/2019), menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019, di Konsulat Jenderal Republik Indonesia-Los Angeles (KJRI-LA). - Dok. Pribadi

Bisnis.com, JAKARTA - Livi Zheng, sutradara Indonesia di Amerika, Sabtu (13/4/2019), menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019, di Konsulat Jenderal Republik Indonesia-Los Angeles (KJRI-LA).

Lewat keterangan tertulisnya, Senin (15/4/2019, gadis kelahiran Malang, Jawa Timur,  mencoblos dua surat suara yang disiapkan penyelenggara pemilu di KJRI-LA. Selain memilih calon presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024, Livi Zheng juga memilih calon anggota legislatif untuk DPR pusat di Jakarta.

“Pengalaman nyoblos di Los Angeles kali ini sangat menarik, karena di KJRI-LA juga diadakan hiburan seperti live music dan kita juga bisa membeli makanan-makanan khas Indonesia,” tulis Livi Zheng.

“Di samping itu, senang sekali bisa bertemu dengan teman-teman dan warga Negara Indonesia lainnya di Los Angeles yang sudah lama tak bertemu, karena beberapa bulan terakhir ini saya berkeliling di Asia. Mulai dari Korea, China, Indonesia dan Singapura untuk mendistribusikan film Bali: Beats of Paradise,” ujar Livi Zheng seusai mencoblos.

Livi Zheng, yang sejak Januari 2019, dikontrak oleh Walt Disney Pictures untuk menjadi konsultan di Asia Tenggara, menuturkan film “Bali: Beats of Paradise”, telah tayang di Korea Selatan, yang menurut Guinness World Records 2014, layar tersebut merupakan layar film lebar terbesar di dunia.

“Bali: Beats of Paradise” merupakan film yang mengangkat kisah inspiratif pemain dan komposer gamelan Nyoman Wenten, yang mengejar mimpinya sebagai seniman Bali di Amerika lewat musik gamelan Bali.

Di awal perjalanannya, banyak tantangan menghadang. Di antaranya, mulai dari meninggalkan kampung halamannya hingga meninggalkan keluarganya di Bali. Namun, kini semuanya sudah berlalu dan dicapainya. Berkat Nyoman Wenten, gamelan kini diajarkan di kampus-kampus utama di Amerika.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, Livi Zheng, Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top