Tips Wawancara Kerja via Telepon

Wawancara via telepon sebagai tes awal kadang dilakukan beberapa perusahaan dalam merekrut karyawan.
Tips Wawancara Kerja via Telepon Akbar Evandio | 11 Juni 2019 13:24 WIB
Tips Wawancara Kerja via Telepon
Ilustrasi wawancara kerja via telepon. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Wawancara via telepon sebagai tes awal kadang dilakukan beberapa perusahaan dalam merekrut karyawan.

Ini dilakukan untuk mendapatkan kandidat karyawan yang cocok untuk posisi tersebut dan mengetahui layak atau tidaknya seseorang mengikuti wawancara.

Dilansir laman Jobstreet, kesan pertama adalah terpenting, terutama saat wawancara telepon. Meskipun tidak dapat bertemu langsung dengan pewawancara dan membuatnya terkesan secara langsung dengan senyum atau pakaian yang rapi, tetapi pelamar memiliki satu kelebihan, yaitu suara, sehingga temukan cara untuk menggunakannya secara efisien.

Lebih diperhatikan, khususnya pada intonasi dan penyampaian pesan kamu karena itu mempengaruhi 38 persen untuk komunikasi yang efektif, menurut survei yang dilakukan Sugarman Medical dan MIND, penyedia nasional kesehatan medis dan mental profesional  di Inggris.

Tampaknya selain peran penting bahasa tubuh untuk percampuran komunikasi, memancarkan kepercayaan dan memberikan  penjelasan yang jelas,  cerita tentang pengalaman Anda dan keterampilan sosial juga dapat mempengaruhi sebuah wawancara secara signifikan.

Berikut ini beberapa tips untuk mempersiapkan wawancara telepon:

  1. Lakukan penelitian

Cari tahu sebanyak mungkin tentang posisi pekerjaan yang kamu lamar dan latar belakang perusahaan tersebut. Gunakan hasil penelitian itu untuk menjawab pertanyaan dari perusahaan, dengan begitu kamu akan terlihat menarik dan yang lebih penting, hal ini  memperbesar peluang kamu untuk maju ke tahap wawancara berikutnya.

  1. Atur Situasi

Pilih lokasi yang tenang untuk wawancara telepon kamu,  untuk mengantisipasi  dari gangguan dan untuk mengurangi kebisingan sekitar.

Periksa kembali telepon dan koneksi internet kamu untuk memastikan keduanya stabil, karena kamu pasti tidak menginginkan koneksimu terputus selama wawancara telepon.

Siapkan buku catatan atau kertas dan pena agar kamu dapat mencatat selama wawancara telepon. Jangan lupa untuk meletakan catatan kecil atau skrip wawancara yang telah kamu persiapkan sebelumnya di dekat kamu. Akan lebih baik juga kalau kamu sambil membuka internet browser, untuk persiapan jika nanti kamu butuh mencari sesuatu di internet saat wawancara.

  1. Menyapa pewawancara telepon dengan namanya

Setelah kamu diperkenalkan dengan pewawancaramu, segera respon dengan nama mereka di kalimat pertama kamu, misalnya: “Hai, Bapak atau Ibu (nama peeawancara), terima kasih telah menelepon.” Taktik ini akan cepat membangun hubungan yang tulus dan saling menghormati.

  1. Tampilkan rasa percaya diri

Tetaplah percaya diri dan positif selama wawancara telepon karena kamu ingin menunjukkan bahwa kamu siap. Ingatlah untuk duduk tegak dan berbicara dengan senyum selama wawancara telepon karena suara kamu akan terdengar lebih ramah ketika kamu berbicara dengan senyum, dan duduk tegak akan membuat kamu terlihat lebih sigap.

  1. Jangan menyela

Jika kamu menyela pewawancara, kamu hanya akan mengganggu dan memprovokasi mereka, jadi berhati-hatilah selama wawancara telepon. Biarkan pewawancara menyelesaikan kalimat atau pertanyaan mereka selama wawancara telepon, walaupun kamu berpikir bahwa kamu dapat menyelesaikannya untuk mereka. Biarkan pewawancara memimpin dengan pertanyaan dan jawablah dengan cepat dan bijaksana. 

  1. Tanyakan Jika Kamu Tak Yakin

Jika Kamu tidak mendengar pertanyaan dengan benar atau perlu mengklarifikasi apa yang dimaksud pewawancara, jangan malu untuk memintanya mengulangi pertanyaan itu. Pewawancara akan menghargai bahwa pada kenyataannya kamu ingin akurat dan teliti dalam menjawab. Pastikan untuk menghindari mengajukan pertanyaan tentang gaji terutama jika wawancara telepon adalah langkah awal dalam seluruh proses wawancara.

  1. Bersikap proaktif

Tanyakan kepada pewawancara telepon tentang langkah-langkah selanjutnya  sehingga kamu mengetahui keseluruhan proses wawancara perusahaan. Pastikan kamu menunjukkan niat untuk memulai dalam proses dan bagaimana kamu ingin menghadiri wawancara langsung. Bagian dari keberhasilan dalam mendapatkan wawancara selanjutnya sebenarnya adalah memintanya.

  1. Akhiri wawancara telepon dengan ucapan terima kasih

Sebelum wawancara berakhir, pastikan untuk berterima kasih kepada pewawancara karena telah meluangkan waktu untuk mewawancarai Kamu. Misalnya, kamu dapat mengatakan, “Terima kasih, Bapak atau Ibu  karena telah menyempatkan waktu Anda.” Jangan lupa untuk meminta email pewawancara dan segera mengirim tindak lanjut email terima kasih.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wawancara, lowongan kerja, rekrutmen

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top