60% Daging pada 2040 Bakal Terbuat dari Produk Nabati dan Hasil Budidaya

Sebuah laporan dari konsultan global AT Kearney menyebutkan bahwa pada 2040 mendatang, sebagian besar daging yang dimakan oleh masyarakat tidak terbuat dari daging olahan ternak hewan.
60% Daging pada 2040 Bakal Terbuat dari Produk Nabati dan Hasil Budidaya Syaiful Millah | 13 Juni 2019 12:59 WIB
60% Daging pada 2040 Bakal Terbuat dari Produk Nabati dan Hasil Budidaya
Daging dari bahan nabati. - REUTERS/Beyond Meat

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah laporan dari konsultan global AT Kearney menyebutkan bahwa pada tahun 2040 mendatang, sebagian besar daging yang dimakan oleh masyarakat tidak terbuat dari daging olahan ternak hewan.

Laporan tersebut memperkitakan sebanyak 60% daging di masa depan dihasilkan dari produk nabati yang dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat dan terasa seperti daging.

Laporan ini didasarkan pada wawancara para ahli yang menyoroti dampak lingkungan dari produksi daging koncensional dan kekhawatiran masyarakat tentang kesejahteraan hewan di bawah industri peternakan.

“Industri ternak skala besar dipandang sebagai kejahatan yang tidak diperlukan. Penggantian dengan daging vegan baru dan daging yang didudidayakan dibandingkan dengan daging produksi konvensional hanyalah masalah waktu sebelum mendapatkan pangsa pasar yang besar,” tulis laporan seperti dikutip The Guardian, Kamis (13/6).

Industri daging konvensional telah menghasilkan lebih dari US$1 triliun per tahun. Akan tetapi, dampak lingkungan yang ditimbulkan juga sangat besar, seperti emisi yang mendorong krisis iklim, polusi daratan dan lautan, hingga habitat liar yang hancur.

Perusahaan seperti Beyond Meat, Impossible Foods, dan Just Foods yang menggunakan bahan nabati untuk menggantikan makanan dengan olahan daging tumbuh dengan pesat. AT Kearney memperkirakan dana US$1 miliar telah diinvestasikan untuk produk vegan seperti itu.

Sementara itu perusahaan lainnya sedang berupaya menumbuhkan sel-sel daging melalui lab ilmiah untuk menghasilkan daging asli tanpa perlu memelihara dan membunuh hewan. Saat ini memang belum ada produk daging hasil budidaya yang sampai ke konsumen, tetapi AT Kearney memperkirakan jenis ini bakal mendominasi dalam jangka panjang pada waktunya.

“Pergeseran menuju gaya hidup yang fleksibel, vegetarian, dan vegan tidak bisa dipungkiri. Banyak konsumen yang kini mengurangi konsumsi daging mereka karena kesadaran terhadap lingkungan dan kesejahteraan hewan,” kata Carsten Gerhardt, seorang mitra di AT Kearney.

Laporan tersebut memperkirakan [ada 2040 mendatang, 35% dari semua daging merupakan hasil budidaya dan 25% merupakan daging vegan atau nabati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
daging sapi

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top