Perceraian Song Joong-ki & Song Hye-kyo Turunkan Harga Saham Industri Hiburan Korsel

Harga saham untuk beberapa perusahaan yang bergerak di industri hiburan Korea Selatan, terutama yang berhubungan langsung dengan pasangan Song Hye-kyo dan Song Joong-ki terbukti mengalami penurunan pada Kamis (27/6/2019).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  08:43 WIB
Perceraian Song Joong-ki & Song Hye-kyo Turunkan Harga Saham Industri Hiburan Korsel
Song Joong-ki membintangi drama 'Arthdal Chronicles'. - Instagram@songjoongkionly

Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham untuk beberapa perusahaan yang bergerak di industri hiburan Korea Selatan, terutama yang berhubungan langsung dengan pasangan Song Hye-kyo dan Song Joong-ki terbukti mengalami penurunan pada Kamis (27/6/2019), seiring dengan kabar perceraian pasangan itu. 

Menurut pantauan Korea Herald, pergerakan saham Studio Dragon, studio produksi drama terbaru Song Joong-ki, Arthdal Chronicles, ditutup 1,29 persen lebih rendah dari hari sebelumnya yang menyentuh angka 68.800 won. 

Arthdal Chronicles sendiri adalah drama blockbuster-fantasy yang menyematkan Song Joong-ki sebagai protagonis, dan mendapat respons yang bercampuraduk dari kritikus dan penonton selama penayangannya di stasiun televisi tvN dan platform streaming content Netflix pada 1 Juni lalu.

Saham Blossom Media & Cosmetics, manufaktur alat make up yang berhubungan dengan manajemen Song Joong-ki, Blossom Entertainment, juga menurun di angka 24.400 won atau turun sekitar 2,4 persen. 

Baik Studio Dragon dan Blossom Media & Cosmetics diketahui terdaftar dalam bursa Korea, KOSDAQ.

Sementara agensi Song Hye-kyo, UAA tidak terdaftar dalam bursa Korea mengingat agensi tersebut adalah anak perusahaan Spackman Entertainment Group yang terdaftar di bursa Singapura.

Namun, analis menyebut selain dari dampak sosial, kabar perceraian keduanya hanya akan berdampak temporer kepada investor, dan tidak akan memberikan efek jangka panjang di dunia bursa. 

"Penurunan harga saham Studio Dragon  kemungkinan juga berasal dari kekecewaaan atas produksi dramanya. Tapi kemungkinan hal ini akan segera pulih jika produksinya stabil di kuarter ke dua tahun ini," tutur analis dari Hana Financial Investment. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, cerai, Kpop

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top