Kualitas Udara Buruk, Anak-anak Rentan Sakit

Kelompok yang paling rentan terhadap pajanan pencemaran atau polusi udara adalah anak-anak.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  15:37 WIB
Kualitas Udara Buruk, Anak-anak Rentan Sakit
Anak-anak mengenakan masker mencegah penyakit - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok yang paling rentan terhadap pajanan pencemaran atau polusi udara adalah anak-anak.

Hal ini terjadi karena anak-anak bernapas lebih cepat dibandingkan dengan orang dewasa. Akibatnya, mereka menghirup lebih banyak udara yang terpolusi atau berkualitas buruk.

Anak berada dalam periode penting perkembangan sehingga pajanan racun di udara dapat menyebabkan efek negatif.

Anak juga mempunyai kebiasaan menjelajah dan beraktivitas di luar ruangan sehingga tergolong populasi yang rentan menghirup atau terpapar polusi udara.

“Pengaruh polusi udara yang paling umum pada anak yaitu iritasi mata dan saluran pernapasan, penurunan fungsi paru, dan perburukan penyakit paru dan jantung yang sudah ada sebelumnya,” ujar dokter spesialis anak konsultan respirologi RS Pondok Indah – Pondok Indah Jakarta, Wahyuni Indawati.

Risiko perburukan penyakit paru akan lebih tinggi pada anak yang memiliki penyakit sebelumnya seperti asma, pneumonia, penyakit jantung, gangguan imunitas, malnutrisi, dan lain-lain.

Wahyuni membagikan beberapa panduan untuk meminimalisir dampak kualitas udara yang buruk pada anak berikut ini:

  • Hindari beraktivitas di sekitar jalan raya yang penuh dengan kendaraan
  • Pendingin ruangan (air conditioner) dalam mode “re-circulate” dan ganti filter secara teratur
  • Bekerjasamalah dengan sekolah untuk membatasi waktu bermain anak di luar ruang apabila air quality index (AQI) AQI sedang tidak baik.
  • Pakailah masker dengan ukuran yang sesuai anak. Gantilah masker jika sudah tampak kotor.
  • Apabila AQI sedang sangat tinggi, sebaiknya anak-anak tetap beraktivitas di dalam ruangan saja.
  • Hindari aktivitas dalam rumah yang dapat menambah kontaminasi seperti merokok di lingkungan sekitar rumah karena akan memperburuk dampak polusi udara dan dampak paparan asap rokok bagi anak
  • Pastikan status hidrasi anak cukup, anjurkan untuk banyak minum agar saluran napas tetap lembab dan lendir tetap encer
    Penggunaan alat penyaring udara (air purifier) dapat membantu membersihkan udara di dalam ruangan.
     

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polusi udara, anak-anak

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top