Amankah Botox Ketiak Untuk Kurangi Keringat Berlebih?

Chrissy Teigen baru-baru ini mengungkap dirinya menjalani botox pada ketiaknya agar keringatnya tidak mengucur keluar hingga menyebabkan bau tak sedap.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  20:03 WIB
Amankah Botox Ketiak Untuk Kurangi Keringat Berlebih?
Ketiak basah - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Chrissy Teigen baru-baru ini mengungkap dirinya menjalani botox pada ketiaknya agar keringatnya tidak mengucur keluar hingga menyebabkan bau tak sedap.

Melalui laman media sosial Instagram Story dan Twitter-nya, istri dari musisi John Legend tersebut mengatakan, menjalani operasi botox pada ketiak adalah keputusan terbaik yang pernah ia buat. 

"Saya bisa memakai sutra lagi tanpa harus tenggelam (dalam keringat) woohoo!" tulisnya. 

https://twitter.com/chrissyteigen/status/1161369096685928448?s=19

Jenis tindakan operasi ini mendapatkan perhatian dari para pengikut media sosialnya. Banyak warganet Twitter yang menyatakan keinginanannya untuk melakukan prosedur operasi guna menghilangkan bau di sekitar ketiaknya tersebut. 

Dikutip dari Yahoo Sports News, Dr. Paul Reddy Direktur Therapic Clinic Irlandia menyebut, botox ketiak umumnya diberikan pada pasien yang mengalami keringat berlebih. 

"Botox jenis ini memblokir sinyal dari syaraf ke kelenjar keringat untuk berhenti memproduksi keringat. Botox menghentikan produksi keringat dengan menghalangi lapisan yang memproduksi keringat," ujarnya. 

Dr. Tijion Esho dari ESHO Clinic di London juga menambahkan hal yang sama. Menurutnya, prosedur operasi ini juga cukup berisiko menyebabkan kerutan dan kulit berwarna biru.

"Botox disuntikkan di bawah lengan dan mulai bekerja dari tiga hingga lima hari setelah tindakan operasi dilakukan. Operasinya bisa jadi sangat aman, namun langkah ini adalah perawatan medis, jadi tetap saja bisa menimbulkan efek," ujar Tijion. 

Maka dari itu, ia menganjurkan orang yang ingin melakukan operasi jenis ini untuk mencari dokter yang benar-benar handal untuk praktik ini. 

"Menyuntikan sesuatu ke bagian ketiak mungkin menyeramkan bagi banyak orang, namun jenis jarum yang digunakan sangat kecil sehingga rasa sakitnya tidak akan bertahan lama," kata Tijion. 

Lebih lanjut, Paul menjelaskan operasi yang akan menghabiskan dana sekitar €495 atau Rp7,8 juta ini bisa bertahan tergantung respon dari tubuh, namun pada umumnya efeknya akan bertahan tiga hingga enam bulan. 

"Jangan khawatir, orang yang menjalani operasi botox di ketiak umumnya akan berkeringat seperti biasa di bagian tubuh lainnya. Yang kami lakukan dengan operasi ini adalah menekan produksi keringat di daerah tertentu," tutup Paul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ketiak hitam

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top