Simak, Ini Ragam Penyebab Dermatitis Atopik

Salah satu kelainan kulit atau eksim yang paling sering terjadi adalah dermatitis atopik. Kondisi ini sering terjadi pada bayi, anak, dan orang dewasa.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 02 September 2019  |  14:39 WIB
Simak, Ini Ragam Penyebab Dermatitis Atopik
Kulit gatal - Antara

Bisnis.com, JAKARTA— Salah satu kelainan kulit atau eksim yang paling sering terjadi adalah dermatitis atopik. Kondisi ini sering terjadi pada bayi, anak, dan orang dewasa.

Penyakit kulit kronis ini ditandai dengan kulit yang meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah. Orang dewasa memiliki perbedaan dari segi penyebab kondisi dermatitis atopik.

Dokter spesialis kulit dan kelamin Ronny Handoko menuturkan bahwa orang dewasa umumnya memiliki faktor risiko yang lebih beragam. Dia mencontohkan faktor risiko tersebut seperti udara panas, sinar matahari, bahan pakaian polyester dan wool, jenis kelembaban sabun, stres, pre menstrual, bahan deterjen, logam, imitasi, plastik, dan sebagainya.

“Gejala dan lokasi luka biasanya gatal hingga menimbulkan ruam, hal ini dapat mengganggu kualitas hidup karena menimbulkan minder juga bagi penderitanya,” ujar Ronny.

Jika dibandingkan dengan seluruh pasien dermatitis atopik, pasien lanjut usia atau geriatri juga lebih rentan mengalami dermatitis atopik. Hal ini bisa terjadi karena kulit lansia biasanya lebih tipis dan daya tahan kulit yang menurun.

“Akhirnya regenerasi kulitnya lebih rendah, ditambah dengan sistem imun yang rendah akhirnya memperburuk dermatitis atopik,” katanya. Oleh sebab itu, penanganan dermatitis atopik untuk kaum lansia harus lebih telaten, hati-hati, dan higienis.

Penderita dermatitis atopik memang harus memiliki perawatan kulit yang khusus. PERDOSKI menyarankan agar penderita dermatitis atopik lebih bijaksana dalam merawat kulit yang tengah mengalami penyakit. Pertama, pastikan untuk mandi dengan durasi 10-15 menit dengan suhu air suam-suam kuku, 1-2 kali sehari. Penderita dermatitis atopik harus menghindari scrubbing saat mandi. Setelah mandi, gunakan pelembab.

Kedua, sebelum beraktivitas di luar rumah aplikasikan tabir surya SPF 30 dan gunakan pakaian yang menyerap keringat. Lindungi kulit dengan menggunakan topi dan kaca mata hitam. Ketiga, pilih sabun yang tepat yakni sabun yang lembut dan nonsoap, pH 4—6, dan tidak mengandung pewangi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kulit

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top