Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Sosok Ciputra di Mata Menkeu Sri Mulyani

Peristiwa ini terjadi saat awak wartawan hendak mewawancarai Sri Mulyani seusai dirinya memberikan kuliah tamu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok, pada Rabu (27/11/2019) pagi. Ketika salah satu awak menanyakan kesannya terhadap sosok yang akrab disapa Pak Ci, ekspresi muka Sri Mulyani yang tadinya dihiasi senyum seketika berubah.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 27 November 2019  |  11:59 WIB
Ciputra di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta, Kamis (28/6/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Ciputra di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta, Kamis (28/6/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Raut wajah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seketika berubah menjadi terkejut saat mendengar kabar meninggalnya begawan properti Indonesia, Ciputra.

Peristiwa ini terjadi saat awak wartawan hendak mewawancarai Sri Mulyani seusai dirinya memberikan kuliah tamu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok, pada Rabu (27/11/2019) pagi. Ketika salah satu awak menanyakan kesannya terhadap sosok yang akrab disapa Pak Ci, ekspresi muka Sri Mulyani yang tadinya dihiasi senyum seketika berubah.

"Saya malah belum dengar. Sedih sekali, ya. Beliau sudah termasuk tokoh penting untuk saya secara pribadi," katanya menanggapi pertanyaan wartawan tersebut.

Menurutnya, Ciputra merupakan sosok dengan visi yang sangat jelas. Ia menilai seluruh karya yang telah ia bangun memiliki dua aspek utama, yakni kombinasi antara keuntungan dan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan di sekitarnya.

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun juga mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Ciputra. Akan tetapi, salah satu hal yang paling ia ingat adalah kecintaan Ciputra terhadap seni.

Menurutnya, kecintaan dan kepedulian Ciputra terhadap seni memberikan "feel" yang berbeda saat menginjakkan kaki di tempat yang dibangun olehnya. Ia mengatakan, Ciputra dapat menjadikan tempat-tempat yang ia bangun terasa seperti sebuah ekosistem yang lengkap.

"Kita kehilangan seorang sosok yang bukan hanya bisa membangun bisnis dengan baik, tetapi juga bagaimana memanusiakan kreasinya," ungkapnya.

Ciputra meninggal dunia di Singapura pada Rabu (27/11/2019) dini hari. Berdasarkan informasi yang diterima, Chairman dan pendiri Ciputra Group itu meninggal pukul 01.05 waktu Singapura.

Menurut rencana, Ciputra akan dimakamkan di Tanah Air. Sementara itu jadwal pemakaman akan diberitahukan lebih lanjut setelah jenazah tiba di Jakarta.

Pak Ci lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931. Dia adalah seorang insinyur dan pengusaha properti di Indonesia.

Selain terkenal sebagai pengusaha properti yang sukses dengan kelompok usaha antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group, dia juga dikenal sebagai pendiri dan pencetus Taman Impian Jaya Ancol, Bumi Serpong Damai, Pondok Indah, dan Bintaro.

Dia juga dikenal sebagai seorang filantropi dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra, pendiri Universitas Pembangunan Jaya dan penggerak Universitas Tarumanegara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top