Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konten Lokal Masih Jadi Andalan HOOQ indonesia

Layanan video streaming berbayar HOOQ Indonesia masih mengandalkan konten lokal Indonesia dalam menopang keberlangsungan bisnisnya. 
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  06:18 WIB
Hooq - Reuters
Hooq - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Layanan video streaming berbayar HOOQ Indonesia masih mengandalkan konten lokal Indonesia dalam menopang keberlangsungan bisnisnya. 

Entitas yang berkantor pusat di Singapura ini baru saja mengumumkan kerjasama dalam bentuk co-production dengan Ideosource, Aurora Media dan Fourcolours Film dalam memprduksi film terbaru bergenre fantasi, Abracadabra.

Ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (81/2/2020), Hera Laxmi Devi Septiani selaku Head of Marketing HOOQ Indonesia menyatakan bentuk kerjasama ini memberikan keberagaman konten dan warna baru bagi perfilman di Indonesia.

”Pendekatannya waktu itu melalui tim Singapura, kebetulan headquater kami ada di Singapura. Jadi, pendekatannya melalui tim kami melihat konsepnya yang unik, antimainstream dan berbeda dengan genre kebanyakan. Ini sangat menarik bagi kami kebetulan konten HOOQ saat ini banyak yang kita bilang artistik dan antimainstream,” jelas Hera.

Hera sendiri mengakui konten lokal saat ini memiliki banyak peminat dalam layanan penyedia video-on-demand sendiri, terlihat dari banyaknya film dan serial lokal yang beragam dalam platform tersebut.

“Saat ini (di HOOQ) paling banyak konten lokal dan kita selalu mendorong agar konten lokal makin banyak ditonton supaya industrI perfilman kita maju,” ujarnya.

Dilihat dari genrenya, film drama Indonesia berada dalam posisi pertama konten yang paling banyak ditonton pengguna platform HOOQ, diikuti oleh genre komedi di posisi kedua.

“Peringkat pertama drama romantis yang paling banyak penontonnya, Dear Nathan Hello Salma, Matt & Mou, kemudian ada Milly & Mamet. Yang kedua komedi, seperti Cek Toko Sebelah Season 1, penontonnya sampai 100 juta lebih, kemudian animonya sangat tinggi kita produksi lanjutannya season kedua sampai saat ini penontonnya sangat banyak,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top