Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ayah Meghan Markle Khawatir Tak Berkomunikasi Lagi dengan Meghan dan Harry

Ayah Meghan Markle, Thomas Markle (75) berusaha mempertahankan citranya dalam sebuah tayangan dokumenter yang akan rilis Rabu (22/1/2020).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  14:06 WIB
Thomas Markle - Reuters
Thomas Markle - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Ayah Meghan Markle, Thomas Markle (75) berusaha mempertahankan citranya dalam sebuah tayangan dokumenter yang akan rilis Rabu (22/1/2020).

Namun, ia takut pembelaan yang ia kemukakan akan membuat dirinya tidak akan berbicara lagi dengan putrinya atau menantunya, Harry.

Ayah Meghan Markle memang telah lama disebut sebagai pembuat ulah. Pada Minggu (19/1/2020), sebuah klip wawancara tersebar ketika ia menuduh putrinya sendiri merendahkan keluarga Kerajaan Inggris, pasca-Istana Buckingham mengumumkan Harry dan Meghan tak lagi menjadi anggota kerajaan.

Selain cuplikan wawancara yang disiarkan pada hari itu, sisa wawancara "Thomas Markle: My Story" direkam pada Oktober 2019 selama enam hari di kediamannya di Meksiko tersebut untuk stasiun televisi Channel 5, sebelum keputusan pengunduran diri dari Kerajaan Inggris dibuat Meghan dan Harry.

Dalam kutipan yang dirilis, Thomas memberikan perspektifnya tentang keretakan hubungannya dengan Meghan dan permintaan maafnya karena tak hadir saat momen pernikahan Meghan dan Harry.

Thomas sendiri mengakui dirinya menderita serangan jantung sebelum perayaan tersebut, sehingga ia memilih untuk tidak terbang ke Inggris.

"Saya ingin meminta maaf kepada Ratu dan keluarga kerajaan," katanya dalam sebuah klip, dikutip dari Reuters

Thomas menambahkan citranya di media  sangat tidak adil, sehingga ia memutuskan untuk membuat tayangan dokumenter.

"Karena saya ingin semua orang tahu bahwa saya tidak seburuk apa yang dikatakan orang-orang tentang saya," tuturnya. 

"Saya ingin Harry dan Meghan melihat video ini dan tahu bahwa ini tidak adil," ujarnya.

Thomas Markle merasa diasingkan dari Meghan sejak pernikahannya dengan Harry. Pada awal bulan ini, surat kabar Inggris Mail on Sunday mengajukan pembelaannya ke pengadilan atas nama Meghan perihal penerbitan surat pribadi yang dikirimkan ibu satu anak tersebut kepada ayahnya.

Thomas mengatakan berita kehamilan Meghan yang ia dengar pertama kali lewat radio dibandingkan langsung dari putrinya sendiri, dianggapnya sebagai candaan. Sehingga kemungkinan besar, ia menyebut pasangan yang kini berdomisili di Kanada itu tidak ingin melihatnya lagi.

"Terakhir kali mereka melihat saya saat jatuh ke tanah," ungkapnya secara tersirat. 

"Saya tidak merasa pada titik ini, mereka senang melihat saya atau ingin berbicara dengan saya," pungkasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerajaan inggris pangeran harry dan meghan markle
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top