Banyak Perempuan Enggan Menikah, Ini Alasannya

Era sekarang, perempuan menikah muda sudah jarang terjadi, bahkan banyak diantaranya yang enggan menikah dan memilih untuk hidup sendirian daripada menikah.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  11:03 WIB
Banyak Perempuan Enggan Menikah, Ini Alasannya
Ilustrasi - Fitnistics

Bisnis.com, JAKARTA - Era sekarang, perempuan menikah muda sudah jarang terjadi, bahkan banyak diantaranya yang enggan menikah dan memilih untuk hidup sendirian daripada menikah.

Karena sudah hidup mandiri, sibuk dengan karier, atau trauma karena hubungan menjadi alasan perempuan terlambat menikah atau enggan menikah.

Berikut beberapa alasan perempuan enggan menikah :

1. Berkurangnya pria yang dianggap worth it 

Seperti yang ditulis oleh Kate Bolick dalam karyanya, “All the Single Ladies,”. Dimana perempuan menilai kualitas pria telah sangat menurun. Antara meningkatnya pengangguran dan kurangnya prospek untuk pria, membuat perempuan khawatir hidupnya akan sengsara karena menikah.

2. Banyak wanita mandiri

Penelitian pada 2010 menemukan bahwa, untuk pertama kalinya dalam sejarah AS, lebih banyak perempuan daripada laki-laki yang bekerja, memegang sebagian besar pekerjaan di negara itu. Meskipun masih ada kesenjangan upah gender

Bukan hanya ada lebih banyak wanita daripada pria yang bekerja, tetapi wanita juga lebih unggul dari pria dalam pendidikan. 

3. Pernikahan dianggap kuno

Selama ribuan tahun, pernikahan ada semata-mata karena alasan ekonomi dan politik dan merupakan institusi yang sering didirikan oleh keluarga. Itu bukan tentang cinta; itu tentang menikahi wanita atau pria yang berasal dari keluarga terkaya.

Demi argumen, itu adalah keharusan. Namun, itu tidak lagi menjadi masalah saat ini sehingga 44 persen dari Millenials dan 43 persen dari Gen-Xers percaya pernikahan menjadi usang, menurut Pew Research Center.

4. Banyak Pria Tertekan karena perempuan yang sukses

Kebanyakan pria tidak menyukainya ketika mereka merasa maskulinitas mereka terancam ketika perempuan lebih sukses. Sulit bagi perempuan untuk menikah dengan pria yang merasa rendah diri karena kesuksesan pasangannya.

5. Perubahan budaya

Menurut penulis Nancy Jo Sales. Aplikasi kencan seperti Tinder telah menciptakan budaya di mana berhubungan kencan telah menggantikan komitmen serius, dan karena ini juga membuat perempuan lebih memilih berkencan daripada menikah.

6. Emansipasi perempuan

Ketika wanita berjuang  untuk kesetaraan dan hak untuk memiliki karir dan menjalani kehidupan mereka dengan cara mereka sendiri, pria tertinggal. Pria, tidak memiliki apa pun untuk diperjuangkan dan karena ini, mereka tertinggal dan dikalahkan oleh wanita dalam banyak hal. Tren ini kemungkinan akan berlanjut, membuat pernikahan semakin kecil dalam beberapa dekade berikutnya.

7. Bisa adopsi anak

40 persen bayi dilahirkan oleh ibu tunggal, dan ada peluang yang sangat baik bahwa persentase akan meningkat ketika stigma menjadi seorang ibu tunggal menjadi semakin berkurang. Ada juga fakta bahwa, berkat teknologi, Anda bahkan tidak membutuhkan seorang pria jika Anda ingin punya bayi. 

8. Perempuan lebih selektif

Perempuan kini lebih selektif dalam memilih pria yang ingin  dinikahi. Ketika perempuan lebih mandiri dari segala hal maka dia mengarapkan pria yang jauh di atasnya sehingga membuat mereka lebih selektif dalam memilih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pernikahan

Sumber : Bolde

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top