Penyebab Munculnya Rasa Cemburu

Cemburu adalah bumbu percintaan dan bukti dari rasa sayang. Tanpa rasa cemburu, orang disebut tidak benar-benar mencintai pasangannya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  10:44 WIB
Penyebab Munculnya Rasa Cemburu
Ilustrasi - Dailyurbanista

Bisnis.com, JAKARTA - Cemburu adalah bumbu percintaan dan bukti dari rasa sayang. Tanpa rasa cemburu, orang disebut tidak benar-benar mencintai pasangannya.

Asalkan cemburu itu masih masuk akal dan tidak merusak hubungan baik yang sudah dijalin lama ya.

Seperti kebanyakan emosi, kecemburuan memiliki manfaat evolusi dan wajar untuk kadang-kadang merasa seperti itu. Namun, itu menjadi jelek ketika Anda terbawa olehnya atau menjalar ke dalam hubungan Anda terlalu sering bahkan ketika tidak ada alasan nyata untuk merasa cemburu.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda mengalami perasaan tidak nyaman ini dan bagaimana cara menghilangkannya.

1. Merasa insecure

Sering kali, perasaan cemburu bermula dari rasa tidak aman yang Anda pegang secara sadar atau tidak sadar. Jika Anda cenderung merasa tidak cukup baik atau pantas dicintai, itu membuat Anda sangat curiga terhadap cinta dan kebahagiaan yang menghampiri Anda. Anda perlu mengatasi alasan-alasan ketidakamanan Anda dan menghasilkan respons yang lebih sehat seperti memilih untuk memercayai pasangan Anda. Selalu ingatkan diri Anda bahwa Anda dicintai, dihargai, dan aman.

2. Takut ditinggalkan

Ketika Anda takut orang yang dicintai meninggalkan Anda atau menggantikan Anda dengan orang lain, itu dapat menyebabkan kecemburuan. Anda mulai merasa terancam oleh semua orang yang mereka bentuk koneksi dengan selain Anda. Bicarakan dengan mereka sehingga mereka dapat membantu Anda menenangkan pikiran Anda. Fokuslah untuk menikmati saat-saat yang Anda alami bersama mereka alih-alih mengkhawatirkan sesuatu yang mungkin tidak akan pernah terjadi.

3. Pernah diselingkuhi

Mungkin pasangan Anda sebelumnya telah berselingkuh. Hal ini membuat seseorang mudah curiga dan cemburu. Tetapi selalu merasa cemburu tidak adil bagi mereka atau Anda. Lepaskan dendam, luka, dan semua sampah lain yang Anda pegang. Berikan diri Anda untuk setiap pengalaman baru seperti ini pertama kalinya.

4. Memiliki gaya keterikatan emosional yang gelisah

Anda sering menekankan tentang hubungan Anda dan membutuhkan kepastian terus-menerus dan menunjukkan kasih sayang dari pasangan Anda, cenderung terlalu emosional, tidak rasional, dan penuh dengan keluhan tentang kebutuhan Anda yang tidak terpenuhi. Buat batasan yang sehat. Temukan gairah lain untuk mengabdikan diri Anda daripada menjadikan hubungan Anda sebagai pusat dan pusat kehidupan Anda.

5. Harapan hubungan yang tidak realistis

Ketika Anda membangun ide romantis sempurna yang bebas dari konflik, perasaan cemburu akan berkembang ketika pasangan Anda gagal memenuhi fantasi Anda. Daripada berkubang di alam mimpi, fokuslah pada aspek hebat hubungan Anda. Hiduplah di saat-saat itu dan hargai hal-hal besar dan kecil yang membuat pasangan Anda cukup istimewa.

6. Terlalu khawatir dan banyak berpikir

Jika otak Anda selalu bekerja ekstra keras untuk menemukan makna tersembunyi dalam setiap hal kecil, akan sulit untuk tidak khawatir tentang menjadi cemburu pada apa pun. Jika Anda merasa sulit untuk menghentikan diri dari menghasilkan kekhawatiran dan kecemasan baru tentang hubungan Anda, Anda harus mempertimbangkan untuk meminta bantuan terapis.

7. Punya masalah di masa lalu

Ada juga orang yang cemburu karena trauma masa lalunya. Misalnya orang tuanya yang selingkuh. Cari tahu akar penyebab kecemburuan Anda dan pertimbangkan mencari bantuan profesional untuk melewatinya. Hanya karena sesuatu terjadi sekali sebelumnya, bukan berarti itu akan terjadi lagi.

8. Sulit menerima perubahan

Anda mungkin merasa iri karena Anda merasakan ada sesuatu yang berubah dalam hubungan Anda dan Anda tidak tahu bagaimana menghadapinya. Terkadang gairah berhenti menjadi kuat seperti pada awalnya atau memudar total. Tidak ada jumlah kecurigaan dan tuduhan yang akan mengubah itu. Cobalah membicarakannya dengan pasangan Anda sebelum hal-hal di luar kendali dan terima apa pun yang datang dengan anggun.

10. Usaha proteksi diri

Mungkin Anda berpikir bahwa memantau perilaku pasangan Anda akan membantu Anda tetap sejalan dan mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Hubungan yang sehat tidak bekerja seperti itu. Ingatlah bahwa kecemburuan mendorong perselingkuhan daripada mencegahnya.

11. Merasa diabaikan

Kecemburuan mungkin menjadi cara pikiran Anda untuk memberi tahu Anda bahwa Anda merasa diabaikan atau tidak yakin tentang situasi tertentu. Mungkin Anda merasa seperti memberi lebih banyak pada hubungan atau Anda berdua tampaknya memiliki harapan yang berbeda terhadap kesetiaan dan perilaku yang sesuai.

12. Merasa memiliki pasangan

Orang bukanlah benda yang bisa Anda miliki atau miliki. Pasangan Anda memiliki kehendak bebas untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan dan terserah pada mereka untuk memutuskan untuk tidak menyakiti Anda. Menjaga setiap gerakan atau interaksi mereka karena Anda berpikir bahwa cinta memberi Anda hak hanya akan menciptakan dunia yang menyakitkan bagi Anda berdua. Berhentilah mencoba membatasi kebebasan mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cemburu

Sumber : Bolde.com

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top