Kemenkes Siapkan Mekanisme Pemulangan WNI dari Natuna

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan WNI yang sedang menjalani observasi di Pulau Natuna dapat pulang setelah tanggal 17 Februari 2020. Persiapan pemulangan mereka akan di bahas dalam waktu dekat.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  13:49 WIB
Kemenkes Siapkan Mekanisme Pemulangan WNI dari Natuna
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan China di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan tengah menyiapkan mekanisme pemulangan WNI dari China yang tengah menjalani observasi di Pulau Natuna terkait virus Corona

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan WNI yang sedang menjalani observasi di Pulau Natuna dapat pulang setelah tanggal 17 Februari 2020. Persiapan pemulangan mereka akan di bahas dalam waktu dekat.

Setelah satu pekan masa observasi, yakni pada Minggu mendatang, pihaknya akan mulai membahas detail terkait sosialisasi kepada pemerintah daerah dan orang terdekat WNI dari China tersebut. Sosialisasi dilakukan guna  memberikan pemahaman bahwa mereka sehat dan tidak dijauhi oleh masyarakat sekitar.

“Sampai laporan pagi ini, saya harapkan mereka akan terus sehat, enjoy dengan kegiatan-kegiatan yang memang dibuat sesuai arah psikolog dan psikiater di sana supaya terjadi sosialisasi,” kata Terawan saat ditemui usai rapat dengan Menko Polhukam, Jumat (7/2/2020). 

Adapun WNI yang belum dipulangkan dari China masih berada di wilayah yang mengalami lockdown oleh pihak Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). 

“Kita cek, apakah masih mau pulang atau tidak. Siapa tahu [WNI di China] membuat surat tidak mau pulang,” tutur Terawan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan belum ada pembahasan lebih lanjut terkait sisa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masih di China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
natuna, virus corona

Editor : Saeno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top