Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Gangguan Tidur yang Tidak Bisa Diabaikan

Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayangnya banyak orang yang mengabaikan masalah ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  05:51 WIB
Insomnia - boldsky.com
Insomnia - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pernahkah Anda mengalami gangguan tidur? Mungkin hal ini pernah dialami semua orang, hanya tingkatannya saja yang berbeda.

Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayangnya banyak orang yang mengabaikan masalah ini.

Gangguan tidur berkaitan dengan sakit kepala sederhana dan stres harian. Rata-rata pasien yang mengalami gangguan neurologis umum, 60-70 persennya berkaitan dengan masalah gangguan tidur.

"Tekanan darah tubuh mengatur dirinya sendiri melalui tidur yang cukup. Ini juga penting dalam meningkatkan kesehatan jantung, perbaikan otot, konsolidasi kognitif dan membatasi timbulnya gangguan tidur," jelas Dr Rima Chaudhari, Konsultan Neurologis, Rumah Sakit Fortis, Mulund, dilansir Indiana Express, Kamis.

"Karena gaya hidup kita saat ini, kita mungkin menghadapi masalah tidur di malam hari dan kita cenderung mengabaikan tanda-tanda sampai masalahnya meningkat," lanjutnya.

Insomnia adalah salah masalah gangguan tidur yang paling umum. Namun menurut Dr. Chaudhari ada beberapa bentuk gangguan tidur yang harus Anda ketahui, berikut ini adalah uraiannya.

1. Sleep apnea

Ini adalah gangguan tidur yang serius di mana pernapasan sering berhenti dan mulai lagi, menyebabkan tingkat oksigen dalam darah turun.

Hal ini dapat menghambat pasokan oksigen ke otak dan seluruh tubuh. Gejala umum sleep apnea adalah mendengkur, mengeluarkan bunyi saat bernapas dan bangun dengan mulut kering.

2. Menggerakkan kaki saat tidur

Restless Legs Syndrome adalah gangguan neurologis di mana seseorang menggerakkan kaki mereka secara konstan saat tidur. Orang dengan kondisi ini mengalami ketidaknyamanan atau kedutan (sakit atau terbakar) di kaki setelah tidur. Karena kebiasaan ini mengganggu tidur, hal tersebut kemudian dianggap sebagai gangguan tidur.

3. Kelumpuhan tidur

Ini adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara saat bangun dan tertidur.

Kelumpuhan tidur adalah gangguan di mana seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara ketika bangun dan tertidur. Seseorang mungkin juga cenderung berhalusinasi dalam kasus ini.

Pasien mengalami tekanan tertentu dan ketakutan instan, karena mereka memiliki perasaan sadar tetapi tidak dapat bergerak.

4. Gangguan ritme sirkadia

Gangguan ini terjadi ketika jam tidur biologis tidak sinkron dengan lingkungan seperti adanya perbedaan waktu setelah bepergian. Misalnya, biasanya tidur pukul 10 malam, karena adanya perbedaan waktu menjadi diri hari atau kebiasaan pekerjaan shift malam.

5. Insomnia

Insomnia adalah jenis gangguan tidur yang sangat umum di mana orang mengalami kesulitan tidur. Mereka cenderung tidur di siang hari, selalu lelah dan selalu marah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insomnia

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top