Kejutkan Dunia Fesyen, Prada Rekrut Desainer Raf Simons

Perpaduan antara penampilan sporty dan borjuisnya telah lama mendorong kesuksesan merek Prada
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  11:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Prada SpA menunjuk desainer asal Belgia, Raf Simons sebagai co-creative director, dalam perombakan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada raksasa mode Milan ini.

Dilansir melalui Bloomberg, Simons, yang sebelumnya adalah kepala perancang untuk Calvin Klein dari PVH Corp. dan Christian Dior dari LVMH, akan bekerja berdampingan dengan Miuccia Prada, desainer ikonik dan co-chief executive officer untuk rumah mode tersebut.

Perpaduan antara penampilan sporty dan borjuisnya telah lama mendorong kesuksesan merek ini.

"Saya berkomitmen dan semangat. Ini bukan proses suksesi melainkan cara unutk meningkatkan kreativitas," ujar Prada dalam konferensi pers di Milan, seperti dikutip melalui Bloomberg, Senin (24/2).

Perancang berusia 70 tahun itu bersikeras bahwa perekrutan Simons bukan sinyal dirinya sedang bersiap untuk mundur.

Pertumbuhan rumah mode ini kembali menguat pada 2018 setelah penjualan merosot beberapa tahun sebelumnya.

Namun, pemulihan penjualan kembali dihadapi dengan tantangan seperti aksi protes berkepanjangan yang terjadi di Hong Kong, pusat perbelanjaan mewah utama, serta penyebaran virus Corona yang telah menekan penjualan di China.

Pembeli China memiliki kontribusi lebih dari sepertiga dari pengeluaran barang mewah dan dua pertiga dari pertumbuhan industri fesyen.

Sementara itu, Simons yang dikenal karena pertunjukan konseptual pada runway yang terinspirasi oleh sub-budaya anak muda seperti punk dan rave, telah lama menjadi tokoh yang disegani di industri fesyen.

Pada akhir 2018, dia meninggalkan Calvin Klein karena koleksi yang dia pamerkan dalam peragaan busana gagal untuk menghidupkan kembali permintaan pakaian dalam dan jeans yang menjadi andalan CK.

"Perubahan perancang mungkin akan meremajakan merek dan membantunya untuk mengejar ketinggalan dengan tren pertumbuhan merek-merek mewah terkemuka lainnya," tulis analis Jefferies Financial Group Inc. yang dipimpin oleh Anne Ling dalam sebuah catatan.

Sementara direktur kreatif biasanya mengandalkan sumber daya di belakang layar yang luas untuk mendesain, memasarkan, dan menjual koleksinya, langkah Prada adalah upaya berani untuk memiliki dua bintang besar saling berbagi kekuatan di posisi puncak

Simons mengatakan dia berharap kolaborasi ini dapat mengirim pesan ke dunia bahwa kita tidak boleh melupakan kreativitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fashion

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top