Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cannes Film Festival Tidak Diasuransikan Untuk Kasus Wabah Virus Corona

Cannes Film Festival merupakan salah satu acara yang terancam batal atau ditunda karena kekhawatiran virus corona. Terlebih pemerintah Perancis telah mengeluarkan larangan terhadap pertemuan yang melibatkan lebih dari 1.000 orang.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 11 Maret 2020  |  07:37 WIB
Festival Film Cannes 2016 - Reuters
Festival Film Cannes 2016 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Cannes Film Festival merupakan salah satu acara yang terancam batal atau ditunda karena kekhawatiran virus corona.

Terlebih pemerintah Perancis telah mengeluarkan larangan terhadap pertemuan yang melibatkan lebih dari 1.000 orang.

Namun demikian, laporan Variety yang dilansir Bisnis pada Rabu (11/3) melaporkan bahwa festival tersebut tidak akan mendapatkan klaim asuransi apabila terjadi pembatalan acara terkait wabah virus corona.

Variety melaporkan Cannes Film Festival telah diberi kesempatan oleh perusahaan asuransinya yang bernama Circle Group untuk mengambil opsi pembelian kembali yang mencakup epidemi dan pandemi sekitar 10 hari lalu.

Akan tetapi, seorang sumber di Circle Group menyatakan bahwa penyelenggara festival menolak opsi tersebut. Dengan demikian, festival tidak akan mendapat tanggungan asuransi apabil acara dibatalkan, bahkan jika penyelenggara dipaksa oleh pemerintah.

Cannes Film Festival dilaporkan memakan anggaran penyelenggaraan sebesar US$33 juta yang dibiayai oleh pembayar pajak dan sponsor perusahaan. Panitia acara sebelumnya mengatakan kepada Variety bahwa mereka sedang memantau situasi sambil mencari pilihan, menjelang konferensi pers yang akan digelar pada 16 April mendatang.

President Festival Film Cannes, Pierre Lescure mengkonfirmasi kepada surat kabar Perancis Le Figaro bahwa festival tersebut tidak diasuransikan untuk virus corona. Dia menambahkan bahwa tawaran yang dibuat oleh Circle Group sebelumnya tidak proposional.

“Kami hanya ditawari untuk membayar sendiri sekitar 2 juta Euro sementara anggaran kami adalah 32 juta Euro. Itu tidak proposional. Perusahaan itu [Circle Group] jelas memainkan pemburu hadiah dan kami tentu saja menolak proposal ini,” katanya.

Dia menambahkan bahwa festival masih memiliki dana abadi besar yang akan menyediakan dana jika festival tersebut harus dibatalkan. Dana itu mencakup setidaknya biaya satu tahun penyelenggaraan tanpa pendapatan.

Sama seperti kebanyakan perusahaan asuransi di Perancis, layanan Circle Group tidak mencakup pembatalan karena virus corona atau epidemi dan pandemi lainnya. Itu berarti, penyelenggara acara harus memesan opsi terpisah, tetapi cara ini hanya bisa dilakukan pada tahapan awal.

Dalam kasus virus corona, perusahaan asuransi telah berhenti menyediakan opsi ini untuk klien mereka sejak akhir Januari, ketika virus mulai menjadi berita utama. Namun, Circle Group bersedia membuat pengecualian untuk Cannes Film Festival, seperti yang terjadi pada klien utama lainnya.

Adapun, wabah virus corona baru yang jumlah kasusnya terus meningkat di sejumlah negara telah mengakibatkan sejumlah penundaan atau pembatalan acara-acara besar di industri hiburan global, baik itu festival musik, festival film, atau konferensi lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

festival film cannes
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top