Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Romantisme Glenn Fredly dan Lagu Patah Hati

Glenn Fredly mengawali kariernya di dunia musik profesional sebagai vokalis band tahun 1990-an, Funk Section. Dari sini ia menunjukkan bakat menyanyi yang luar biasa dan diakui sebagai salah satu pencipta lagu paling romantis di Indonesia.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 09 April 2020  |  12:59 WIB
Romantisme Glenn Fredly dan Lagu Patah Hati
Dokumentasi - Penyanyi Glenn Fredly memainkan piano saat latihan jelang konser di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (15/10 - 2015).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Siapa yang tak kenal lagu romantis karya musisi Glen Fredly di Indonesia?

Mungkin pertanyaan itu tak berlebihan jika kita mengenang sosok Glenn Fredly. Musisi berdarah Ambon itu memang identik dengan lagul-lagu romantis, dan menghanyutkan perasaan saat sedang patah hati atau dimabuk asmara. Sebut saja lagu "Januari", "Sekali Ini Saja", "Terpesona" serta "Sedih Tak Berujung", "Akhir Cerita Cinta" 

Glenn Fredly mengawali kariernya di dunia musik profesional sebagai vokalis band tahun 1990-an, Funk Section. Dari sini ia menunjukkan bakat menyanyi yang luar biasa dan diakui sebagai salah satu pencipta lagu paling romantis di Indonesia.

Glenn memulai karier menyanyi di usia yang masih belasan. Setelah itu, ia memutuskan untuk bersolo karir dengan menghadirkan lagu tunggal/single "Cukup Sudah" yang masuk pada album perdananya "Glenn" (1998).

Tak hanya memiliki ciri khas suara, Glenn ternyata mampu membuat lagu dengan apik. Kiprahnya sebagai penyanyi dan penulis lagu mulai diperhitungkan sejak album kedua "Kembali" di mana terdapat lagu "Kasih Putih".

"Awalnya orang tidak bisa melihat karena orang melihatnya hanya sebagai penyanyi kemudian dia mencipta lagu, itu melengkapi apa yang ada di teori musik. Kalau pencipta lagu dapat menyanyi lagu dengan baik maka dia dapat membawakan karyanya akan lebih bagus dibanding dia membawakan karya orang lain," kata pengamat musik Bens Leo saat dihubungi, Kamis (9/4/2020), dikutip dari Antara.

"Itulah yang dilakukan Glenn selama ini, jadi lagu ciptaannya banyak yang jadi hits karena mencipta lagu sendiri dan menyanyikannya sendiri," lanjutnya.

Glenn Fredly bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani/[email protected]

Lagu Wajib Patah Hati

Album ketiga Glenn "Selamat Pagi, Dunia!" benar-benar meledak di pasaran. Di album ini terdapat lagu "Januari", "Sekali Ini Saja", "Terpesona" serta "Sedih Tak Berujung", "Akhir Cerita Cinta" dan "Habis" yang masuk dalam versi repackaged.

Semua single tersebut diputar di mana-mana dan menjadi lagu wajib bagi orang yang patah hati. Banyak yang menyebut jika lagu-lagu di album itu terinspirasi dari hubungannya yang kandas dengan penyanyi era 90-an Nola B3.

"Lagu 'Januari' itu sangat populer dan itu sangat Glenn banget. Satu lagi, tema-tema lagunya yang cinta, patah hati tapi dibuatnya dengan lirik-lirik yang tidak mendayu-dayu. Karena dia berada di ranah musik R&B, ini yang menyebabkan musiknya lebih ke anak muda," jelas Bens.

Menurut Bens, 10 album popnya selalu menjadi hits dan sangat pantas dikenang sebagai penyanyi dan pencipta lagu terbaik di Indonesia.

"Kalau mengungkap 10 album itu, banyak sekali lagu yang jadi hits dan salah satu yang pantas dikenang adalah Glenn selalu dekat dengan seniman lain," ujar Bens.

Jenazah penyanyi Glenn Fredly dibawa mengunakan ambulan meninggalkan RS Setia Mitra di Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2020). Penyanyi Glenn Fredly meninggal dunia di usia 44 tahun akibat penyakit meningitis. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Duka Mantan Pacar

Nola B3 turut mengungkapkan duka cita atas kepergian musisi Glenn Fredly.

Nola mengunggah latar hitam di akun Instagram, dengan pernyataan belasungkawa untuk Glenn dan dukungan untuk Mutia Ayu, istri Glenn yang baru melahirkan putri pertama mereka Februari lalu.

Unggahan ini diwarnai komentar serupa dari rekan musisi, termasuk Audy Item dan Widi Mulia.

Nola pun mengunggah ulang IG Story dari Widi Mulia yang berisi cuplikan video klip B3 berjudul "Apa Adanya" dengan tulisan "Selamat beristirahat dengan tenang @glennfredly309).

"Apa Adanya" adalah lagu B3 yang merupakan hasil kolaborasi bersama Glenn Fredly.

Pemilik nama lengkap Riafinola Ifani Sari dan Glenn pernah menjalin cinta, namun kandas karena perbedaan keyakinan.

Glenn membuat lagu-lagu bertema patah hati setelah putus cinta dari Nola, seperti "Januari", "Sekali Ini Saja" dan "Sedih Tak Berujung".

Glenn Fredly bersama Presiden Joko Widodo di Istana Presiden./Instagram @jokowi

Sakit Meningitis

Jenazah musisi Glenn Fredly rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, pada Kamis (9/4/2020) siang.

Perwakilan keluarga Glenn Fredly menyebut bahwa sebelum pemakaman akan dilakukan terlebih dahulu ibadah pelepasan di gereja. Akan ada penghormatan terakhir untuk Glenn Fredly sebelum prosesi pemakaman yang akan dilakukan tertutup.

Menurut pihak keluarga, Glenn sakit radang selaput otak atau meningitis, dan Glenn sempat mengeluhkan penyakit meningitis beberapa waktu lalu. Namun, sang penyanyi masih sanggup beraktivitas seperti biasa.

"Satu bulan terakhir, Glenn mulai merasa tidak nyaman atas penyakit yang dideritanya sehingga memutuskan untuk menjalani rawat-inap," kata Mozes Latuihamalo, perwakilan keluarga Glenn Fredly.

Ia mengungkapkan, kondisi Glenn Fredly menurun dalam tiga hari terakhir, namun masih bisa berinteraksi hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Sakit yang diderita Glenn juga diungkapkan presenter Najwa Shihab lewat akun Instagramnya @najwashihab. Dalam unggahannya, Najwa menyebut bahwa ternyata Glenn Fredly menahan sakit kepala luar biasa saat merekam video itu.

Tapi, katanya, Glenn Fredly adalah orang yang tak pernah mau mengecewakan orang lain.

 “Video ini adalah rekaman penampilan terakhirnya sebelum berpulang. Terima kasih kakak. Nanti kita cerita soal kakak lagi. Karena cerita soal kebesaran hati kakak terlalu berharga jika tidak dibagi. Salam sayang dari kami semua di Narasi,” tulis Najwa.

Glenn Fredly Deviano Latuihamallo meninggal pada Rabu (8/4/2020), pukul 18.47 WIB  dalam usia 44 tahun di Rumah Sakit Setia Mitra, Cilandak, Jakarta Selatan, akibat meningitis.

 Selamat jalan Glenn Fredly!

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

glenn fredly
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top