Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Galeri Nasional Indonesia Buka Kembali, Ini Syarat Masuk

Sebelum masuk ke Galeri Nasional, pengunjung harus melakukan registrasi online dan hadir setengah jam sebelum masuk ke sesi kunjungi untuk pengecekan kesehatan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  16:30 WIB
Pameran tunggal Nus Salomo bertajuk "Wing Things" di Galeri Nasional - Reni Lestari
Pameran tunggal Nus Salomo bertajuk "Wing Things" di Galeri Nasional - Reni Lestari

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah tutup beberapa waktu akibat pandemi Covid-19, Galeri Nasional Indonesia membuka kembali kunjungan untuk publik mulai Selasa, 16 Juni 2020 secara terbatas.

Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto mengungkapkan pihaknya hanya membuka gedung untuk pameran tetap koleksi Galeri Nasional Indonesia di gedung B, lantai 2, untuk sementara pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi ini.

Berbeda dari sebelum pandemi Covid-19 merebak, kali ini Galeri Nasional Indonesia menerapkan prosedur kunjungan baru.

“Prosedur baru Galeri Nasional Indonesia ini dibuat untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semua orang yang berada di Galeri Nasional Indonesia. Prosedur tersebut didesain sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, juga disesuaikan dengan situasi dan kondisi di Galeri Nasional Indonesia," katanya dalam siaran pers pada Selasa (16/6/2020).

Pustanto menjelaskan, prosedur baru Galeri Nasional Indonesia terkait dengan beberapa hal, di antaranya melengkapi petugas Galeri Nasional Indonesia dengan alat pendeteksi suhu badan dan alat pelindung diri, pembersihan/disinfeksi area publik secara berkala dan lebih intens, penyediaan fasilitas layanan untuk pengunjung, penyesuaian jadwal kunjungan, serta penyesuaian tata tertib selama berada di ruang pameran ataupun di dalam area Galeri Nasional Indonesia.

Alat pendeteksi suhu badan yang digunakan petugas Galeri Nasional Indonesia berupa thermo gun, sedangkan alat pelindung diri berupa masker, face shield, sarung tangan, serta pembatas transparan untuk membatasi kontak langsung petugas dengan pengunjung.

Dia melanjutkan, petugas kebersihan juga melakukan pembersihan/disinfeksi secara berkala dan lebih intens, seperti pembersihan ruang pameran saat waktu istirahat jam kunjungan antara pukul 12.00 WIB -- 13.00 WIB, pembersihan pegangan tangga di dalam lobby ruang pameran setiap jeda antarsesi kunjungan, sering membersihkan perangkat fasilitas layanan pengunjung semisal tempat cuci tangan, kursi, dan sebagainya.

Selain itu, lanjutnya pihaknya juga menyediakan fasilitas layanan untuk pengunjung berupa fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, serta registrasi daring/online dan luring/offline. Registrasi daring dilakukan dengan tahapan.

1. Registrasi daring dilakukan paling lambat 24 jam sebelum sesi berkunjung yang dipilih, melalui tautan https://galnas-id.com/

2. Setelah registrasi daring berhasil, konfirmasi kunjungan akan dikirimkan ke alamat email yang didaftarkan pada saat registrasi.

3. Verifikasi kedatangan saat tiba di Galeri Nasional Indonesia dengan menunjukkan email konfirmasi pada petugas regsitrasi.

Sedangkan registrasi luring dilakukan dengan cara, pertama, datang ke Galeri Nasional Indonesia.

Kedua, melakukan registrasi luring dan menentukan sesi kunjungan dibantu oleh petugas registrasi. Adapun registrasi kunjungan kelompok (lebih dari 5 orang) melalui Whatsapp +6285772908517

Jadwal kunjungan juga berubah disesuaikan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, jadwal kunjungan menjadi Selasa—Jumat, buka mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB dengan 5 sesi kunjungan.

Setiap sesi kunjungan, ujarnya, berdurasi 60 menit, dengan jeda 30 menit antarsesi. Sesi pertama pukul 09.00 WIB – 10.00 WIB, sesi dua pukul 09.30 WIB– 10.30 WIB, sesi tiga pukul 10.00 WIB – 11.00 WIB, dan seterusnya. Kemudian, pihaknya juga mengubah tata tertib selama berada di ruang pameran ataupun di dalam area Galeri Nasional Indonesia.

Tata tertib ini telah disesuaikan oleh Galeri Nasional Indonesia dengan rekomendasi dari International Council of Museums (ICOM). Berikut tata tertib:

1. Pastikan tiba di Galeri Nasional Indonesia paling lambat 30 menit sebelum sesi kunjungan yang ditetapkan untuk melakukan verifikasi registrasi.

2. Pastikan dalam kondisi sehat, termasuk tidak demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan/atau sesak nafas.

3. Suhu badan pengunjung dicek oleh petugas di pintu masuk. Pengunjung dengan suhu tubuh ≥ 37,5 °C tidak diizinkan masuk.

4. Cuci tangan menggunakan sabun dan/atau menggunakan hand sanitizer sebelum dan setelah memasuki ruang pameran.

5. Gunakan masker. Pengunjung yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan masuk.

6. Dilarang membawa senjata tajam, bahan mudah terbakar, bahan berbau menyengat, dan hewan peliharaan.

7. Hindari membawa barang yang tidak diperlukan/berlebihan karena fasilitas penitipan barang ditutup selama masa pandemi.

8. Posisikan diri pada penanda jarak 1,5 meter selama antri masuk ruang pameran.

9. Selama berada di dalam ruang pamer, pengunjung menghindari kontak fisik dengan orang dan benda. Kemudian, selalu menjaga jarak dengan pengunjung lain, minimal 1,5 meter. Hindari menyentuh wajah (mata, hidung, dan mulut). Jika terpaksa, gunakan tisu bersih.

10. Jika sesi kunjungan telah habis, maka pengunjung keluar ruang pameran dengan tertib dan tetap menjaga jarak.

11. Pengunjung dilarang melakukan aktivitas yang mengganggu dan/atau merusak fasilitas Galeri Nasional Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

galeri nasional galeri nasional indonesia New Normal
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top