Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Perbedaan Vaksin Covid-19 Buatan LIPI dan Eijkman

Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Wien Kusharyoto yang juga menjadi peneliti utama dari pengembangan vaksin menuturkan kemungkinan besar perbedaannya terletak pada segi konstruksi vaksinnya.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  13:24 WIB
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembangan vaksin covid-19 di Indonesia tengah dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Lantas apa perbedaannya dari kedua vaksin yang dikembangkan dua lembaga tersebut?

Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Wien Kusharyoto yang juga menjadi peneliti utama dari pengembangan vaksin menuturkan kemungkinan besar perbedaannya terletak pada segi konstruksi vaksinnya.

“Kalau dalam segi perbedaan, kami ada perbedaan dari segi konstruksinya. Karena kalau kita berbicara tentang suatu vaksin, kita sering kali melakukan proses modifikasi untuk meningkatkan efek atau respon imun. Di kegiatan vaksin LIPI, tim sudah membuat rancangan yang berbeda intinya untuk meningkatkan respon imun apabila kita diberi vaksin tersebut,” tuturnya dalam Webinar yang diselenggarakan oleh LIPI, Selasa (28/7/2020).

Wien menjelaskan bahwa pilihan antigen untuk vaksin LIPI dan Eijkman mungkin sama, tetapi bagaimana pihaknya memikirkan metode lain supaya vaksinnya nanti tidak disuntik. Vaksin tersebut tidak akan langsung melindungi jaringan mukosa seperti tenggorokan.

“Kami ingin mengembangkan vaksinasi menggunakan spray, tetapi perlu studi lebih lanjut apa yg harus kami tambahkan disamping antigennya sendiri. Karena respon imun dengan spray akan berbeda dibanding respon imun terhadap darah,”

Sebagai informasi, sampai saat ini vaksin yang dikembangkan oleh LIPI masih berada di tahap awal dan kemungkinan akan perlu waktu yang lebih lama lagi. Pengembangan vaksin masih di tahap laboratorium, dan diharapkan pada semester pertama 2021, kandidat vaksin sudah bisa diujikan pada hewan untuk melihat efektivitasnya.

Pengujian pada hewan itu akan dilakukan di Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) LIPI di Cibinong, Jawa Barat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lipi vaksin eijkman Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top