Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

6 Cara Memaafkan Orang yang Tidak Menyesal

Tetapi jika perilaku beracun seseorang membuat Anda tidak bisa tidur pada malam hari, apa yang harus Anda lakukan?
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 03 September 2020  |  18:13 WIB
Ilustrasi kencan - sheknows
Ilustrasi kencan - sheknows

Bisnis.com, JAKARTA -- Memaafkan bukanlah hal yang mudah untuk semua orang dan akan menjadi sangat rumit ketika Anda harus memaafkan seseorang yang bahkan tidak merasa menyesal atas tindakannya.

Tetapi jika perilaku beracun seseorang membuat Anda tidak bisa tidur pada malam hari, apa yang harus Anda lakukan? Anda harus belajar memaafkan tanpa meminta maaf hanya karena membawa kepahitan akan membuat Anda sulit untuk maju secara positif dalam hidup.

Dikutip dari Times of India, Kamis (3/9/2020), ada cara bagi bagaimana Anda benar-benar memaafkan seseorang ketika tidak ada permintaan maaf

1.Tentukan apakah permintaan maaf itu penting

Meskipun wajar untuk mengharapkan permintaan maaf ketika seseorang telah berbuat salah kepada Anda, tetapi terkadang membantu untuk menyadari fakta bahwa mungkin Anda tidak membutuhkannya. Ini adalah langkah pertama menuju penyembuhan. Pertimbangkan ini. Menunggu permintaan maaf hanya akan terus menyakiti Anda. Inilah mengapa penting untuk melepaskannya. Tentu saja, permintaan maaf akan menyenangkan, tetapi ketiga kata itu tidak secara ajaib akan membuat Anda memaafkan orang tersebut.

2.Biarkan diri Anda merasakannya

Jika Anda ingin mempelajari seni memaafkan, pertama-tama Anda harus belajar memproses emosi Anda. Biarkan diri Anda merasakan emosi Anda tanpa memikirkan mana yang benar dan mana yang tidak. Ini akan membawa Anda lebih dekat ke pemulihan. Luangkan beberapa menit setiap hari untuk merenungkan emosi Anda dan kemudian lanjutkan, lakukan beberapa hal positif untuk mengatasinya.

3.Bicara tentang perasaan Anda

Tidak salah untuk mengungkapkan perasaan Anda. Faktanya, tidak sehat untuk memendam emosi. Anda harus melepaskannya dari dada Anda dan keluar di tempat terbuka. Ceritakan pada seseorang yang Anda percayai dan biarkan diri Anda memasuki zona pengampunan. Jika berbagi dengan seseorang tidak membuat Anda nyaman, tulislah di jurnal atau di blog anonim. Membiarkan emosi Anda keluar adalah yang terpenting.

4.Jujurlah

Anda tidak dapat melanjutkan hubungan Anda dengan keluarga, teman atau pasangan jika Anda tidak bisa jujur. Jujurlah dengan mereka dan juga diri Anda sendiri. Pilih insiden yang layak untuk dibicarakan dengan seseorang yang melakukan kesalahan pada Anda dan cobalah mencari solusi bersama daripada menunggu permintaan maaf yang mungkin tidak Anda terima.

5.Periksa kontribusi Anda

Akan ada situasi di mana Anda mungkin benar dari awal hingga akhir dan dalam kasus lain, Anda mungkin menjadi orang yang menyebabkan orang tersebut bertindak seperti yang mereka lakukan. Tindakan Anda dapat sangat memengaruhi seseorang untuk berperilaku dengan cara tertentu. Ini tidak berarti Anda harus disalahkan setiap saat. Tapi penting bagi Anda untuk merenungkan perilaku Anda sendiri sebelum melanjutkan.

6. Biarkan saja

Lepaskan Bagian tersulit dalam memaafkan seseorang adalah melepaskannya. Tetapi pada akhirnya, Anda hanya perlu melepaskannya daripada membuang-buang waktu menunggu dan merasa getir karenanya. Hidup tanpa kebencian, amarah dan sakit hati jauh lebih damai, bahagia dan menginspirasi. Dan jika Anda mengubah sikap Anda terhadap pengampunan agar menguntungkan Anda, itu hanya akan membantu Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi maaf
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top