Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Langkah Bijak Sikapi Kecanduan Medsos

Tanpa manajemen, maka media sosial menggerogoti waktu dan menguras energi Anda.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 15 September 2020  |  11:37 WIB
Media sosial - Istimewa
Media sosial - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatasan sosial membuat banyak orang menghabiskan waktu dengan berselancar di internet. Tak sedikit pula yang menjadi ketergantungan dengan media sosial.

Konsumsi media sosial yang terus menerus bisa berdampak buruk bagi kondisi mental. Apalagi yang dilihat adalah informasi yang justru menimbulkan kecemasan dan menambah tingkat ketakutan di tengah pandemi virus corona ini.

Oleh karena itu, penggunaannya butuh dibatasi. Berikut 3 hal yang bisa dilakukan dalam menyikapi penggunaan medsos, dilansir dari Healthline, Selasa (16/9/2020):

1. Minimalisir aplikasi medsos

Menghapus Twitter dan Facebook mungkin bisa jadi pertimbangan. Memiliki aplikasi media sosial di ponsel membuat kita mudah mencari informasi kapan pun dan dimana pun.

Setiap kali mengangkat telepon, apakah itu untuk memeriksa cuaca, membalas email, atau mengubah lagu yang didengarkan, banyak orang biasanya akan menyerah pada godaan dan memeriksa satu atau dua aplikasi.

Menghapus kotak-kotak undangan dari perangkat genggam akan terasa lebih sulit untuk mengakses platform. Pada gilirannya, memeriksa media sosial menjadi pilihan yang lebih sadar.

2. Jadwalkan penggunaan medsos

Setelah menghapus aplikasi dari ponsel, buat aturan tidak tertulis yang mengizinkan diri sendiri satu jam setiap hari untuk memeriksanya dari komputer.

Jadikan medsos sebagai alat untuk berkomunikasi dengan teman yang sulit dihubungi. Di sinilah kamu belajar tentang peluang kerja baru dan terhubung dengan orang, baik teman maupun orang asing.

Batasi penggunaannya secara besar-besaran. Setiap hari, biasanya sekitar sore hari, Anda bisa menyediakan waktu satu jam untuk mengobrol aplikasi. Saring informasi atas apa yang sedang terjadi dan apa yang orang bicarakan. Kemudian tutup browser dan berhenti di situ selama sisa malam.

Dengan meminta pertanggungjawaban diri hingga batas waktu ini, Anda melakukan beberapa praktik disiplin diri.

3. Bersikaplah selektif

Konsumsi lebih banyak konten bergizi, seperti buku, podcast, dan artikel yang ditulis dengan baik.

Alih-alih belajar tentang pembaruan Covid-19 yang sensasional dari sumber yang tidak dikenal di Twitter, mulai lah periksa situs berita tepercaya dan mendengarkan konferensi pers penting.

Tanpa aplikasi, Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mendedikasikan untuk konten yang bermakna. Anda juga bisa menyelesaikan lebih banyak buku daripada sebelumnya dan melewati antrean podcast.

Media sosial memang bermanfaat - tetapi bisa membuat ketagihan. Jika digunakan secara berlebihan, hal itu dapat berdampak negatif pada kesehatan mental Anda.

Tanpa manajemen, media sosial menggerogoti waktu dan menguras energi Anda. Membatasi waktu  di aplikasi dapat membuat hidup terasa lebih ringan, lebih tenang, dan memberi lebih banyak waktu untuk dihabiskan pada aktivitas yang menyehatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter media sosial instagram
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top