Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Sumber Vitamin D Untuk Kesehatan

Prof Smith, dari Center for Regenerative Medicine and Devices, mengatakan dalam lockdown, banyak dari kita tidak mendapatkan cukup vitamin D baik dari matahari atau dari makanan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 28 September 2020  |  13:54 WIB
Irisan ikan salmon di pasar swalayan - Reuters/Lucy Nicholson
Irisan ikan salmon di pasar swalayan - Reuters/Lucy Nicholson

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat vitamin D yang cukup dapat membantu tubuh melawan virus corona dengan lebih efektif. dan juga penting untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot Anda.

Dikutip dari metro.co.uk, Senin (28/9/2020), Prof Smith, dari Center for Regenerative Medicine and Devices, mengatakan dalam lockdown, banyak dari kita tidak mendapatkan cukup vitamin D baik dari matahari atau dari makanan. Karena itu, penting bagi kita semua mendapatkan cukup vitamin D3 melalui suplemen sebagai salah satu sumber kalsium.

“Selain menjaga kesehatan tulang dan otot, vitamin D3 sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan,” katanya.

Lantas, darimanakah sumber vitamin D ini bisa didapat? Berikut seperti dilansir dari Metro.

1. Sinar matahari

Vitamin D dapat diserap melalui kulit melalui paparan sinar UV, yang diradiasikan dengan baik oleh matahari.

Menurut NHS, tidak diketahui secara pasti berapa banyak waktu yang Anda perlukan di bawah sinar matahari untuk mendapatkan cukup vitamin D untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda karena ada begitu banyak variabel yang berperan seperti warna kulit Anda dan seberapa banyak kulit Anda terekspos pada saat itu.

Namun situs web NHS juga mengatakan kebanyakan orang bisa mendapatkan cukup vitamin D dari berjemur setiap hari dalam waktu singkat, dimana lengan bawah, tangan atau kaki bagian bawah terbuka dan tanpa tabir surya, terutama dari jam 11 pagi sampai jam 3 sore.

2. Suplemen vitamin

Di musim dingin dan hujan, akan sulit mendapatkan paparan sinar matahari. 

Pekerja kantoran dan orang lain yang pekerjaannya mengharuskan mereka berada di dalam ruangan hampir sepanjang hari juga akan kekurangan vitamin D dari  sinar matahari, di situlah suplemen vitamin D diperlukan.

Dari tablet minyak ikan cod hingga suplemen lainnya, dapat ditemukan dengan mudah di apotek setempat.

NHS merekomendasikan bahwa kebanyakan orang di atas usia lima tahun harus mengonsumsi 10 mikrogram (μg) vitamin D setiap hari. Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100μg vitamin D sehari, sementara anak-anak berusia satu hingga 10 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 50μg sehari, dan bayi di bawah 12 bulan tidak boleh mengonsumsi lebih dari 25μg sehari.

3. Makan makanan yang tepat

Makanan tertentu tinggi vitamin D, seperti ikan mackerel, salmon, herring, dan sarden. Anda juga bisa mendapatkan vitamin D dari daging merah dan telur.

Sebuah studi oleh Departemen Pertanian AS menemukan bukti bahwa jamur yang terkena sinar UV juga mengandung vitamin dalam jumlah yang signifikan. Ini karena ergosterol pada jamur yang terpapar sinar UV dapat diubah menjadi vitamin D.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah membiarkan jamur Anda berjemur sebentar sebelum Anda memakannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari vitamin d
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top