Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nihil 2 Bulan, China Kembali Laporkan Infeksi Virus Corona

Setelah tidak mencatatkan kasus baru virus corona dalam dua bulan terakhir, kini China dihebohkan dengan temuan kasus baru.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  13:14 WIB
Seorang pasien Covid-19 diizinkan pulang dari Rumah Sakit Leishenshan (Gunung Dewa Petir) di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (4/4/2020). Rumah sakit itu menutup area bangsal umum terakhirnya pada Kamis (9/4/2020)./Antara - Xinhua
Seorang pasien Covid-19 diizinkan pulang dari Rumah Sakit Leishenshan (Gunung Dewa Petir) di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (4/4/2020). Rumah sakit itu menutup area bangsal umum terakhirnya pada Kamis (9/4/2020)./Antara - Xinhua

Bisnis.com, JAKARTA – China melaporkan infeksi pertama virus corona (Covid-19) yang ditularkan secara lokal dalam hampir 2 bulan terakhir.

Negara yang pertama kali mengkonfirmasi penularan virus corona baru ini memang dinilai memiliki penanganan yang baik, tetapi terus dihadapkan pada kasus infeksi baru.

Infeksi baru dengan penularan lokal ini dilaporkan ketika kota Qingdao meluncurkan uji coba di seluruh kota setelah menemukan adanya kasus baru terkait dengan rumah sakit yang ditunjuk guna mengobati infeksi yang datang dari luar negeri.

Dilansir dari Strait Times, Selasa (13/10/2020) Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ada 13 infeksi Covid-19 yang dilaporkan di China daratan pada 12 Oktober waktu setempat.

Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya adalah kasus baru yang berasal dari infeksi impor atau berasal dari luar negeri. Sementara sisanya merupakan kasus lokal yang dilaporkan muncul di provinsi timur Shandong, yakni di kota Qingdao.

Sebagai informasi, terakhir kali China melaporkan adanya penularan virus corona baru adalah pada 15 Agustus lalu, ketika ada empat kasus baru yang dikonfirmasi. Kasus tersebut muncul di wilayah Xinjiang, yang merupakan daerah otonomi uighur.

Adapun hingga kini, jumlah total infeksi Covid-19 yang ada di daratan China keseluruhan mencapai angka 85.591 infeksi dengan jumlah kematian yang masih belum berubah yakni sebanyak 4.634 orang meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data Worldometer jumlah kasus di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 38 juta kasus infeksi. Angka kematiannya telah menyentuh lebih dari 1 juta kasus dan angka kesembuhan sekitar 28,5 juta kasus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china infeksi Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top