Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspada, Kenali Perbedaan Utama Pilek, Flu, dan Virus Corona

Gejala pilek cenderung ringan dan hilang setelah beberapa hari jika dibandingkan dengan flu dan virus corona (Covid-19).
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  10:11 WIB
Sel virus Corona - Istimewa
Sel virus Corona - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona baru masih berlangsung di seluruh dunia. Beberapa negara bahkan dihadapkan pada risiko gelombang kedua seiring makin dekatnya musim dingin. Sejumlah penyakit seperti pilek, flu, dan virus corona (Covid-19) memiliki gejala yang mirip, penting untuk masyarakat mengetahui perbedaannya.

Dilansir dari Express UK, Selasa (13/10/2020) Navid Sole, seorang apoteker asal Inggris mengatakan tantangan dengan tiga infeksi saluran pernapasan tersebut adalah bahwa mereka semua bisa hadir dengan gejala yang mirip seperti batuk, sakit tenggorokan, suku, dan nyeri.

Namun demikian, lanjutnya, perbedaan penting antara ketiganya adalah dalam hal kesamaan gejala serta seberapa dominan setiap gejala untuk infeksi. Setiap virus atau infeksi memiliki serangkaian gejala spesifik yang berbeda, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi itu sendiri.

“Gejala pilek cenderung ringan dan hilang setelah beberapa hari jika dibandingkan dengan flu dan Covid-19, yang dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius misalnya pneumonia dan bahkan kematian,” tandasnya.

Dia melanjutkan bahwa pilek biasanya menghadirkan gejala lokal ke mulut dan hidung, tidak menyebabkan nyeri pada tubuh. Flu bisa memengaruhi tubuh secara keseluruhan mulai dari demam hingga nyeri pada tubuh.

Adapun, penderita Covid-19 menunjukkan gejala seperti demam terus-menerus, batuk kering, dan ciri-ciri tertentu lainnya seperti hilangnya atau berkurangnya indera perasa dan penciuman, “Gejala flu biasanya memuncak dalam 2 hingga 3 hari, sementara Covid-19 muncul 2 hingga 14 hari setelah terpapar,” tandasnya.

Center for Diseases Control and Prevention (CDC) membagi perbedaan penyakit pernapasan yang sangat menular ini. Menurut lembaga itu, mereka yang menderita pilek lebih cenderung mengalami pilek atau hidung tersumbat dan gejalanya lebih ringan daripada flu.

Sementara itu, pilek umumnya tidak mengakibatkan masalah kesehatan serius seperti pneumonia, infeksi bakteri, atau rawat iwat. Adapun, flu dan Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi parah. Keduanya berbagi gejala yang mirip seperti batuk kering, demam, menggigil, nyeri otot, dan lain-lain

Covid-19 dalam konteks ini memiliki gejala yang lebih luas, termasuk kehilangan indera penciuman dan perasa, sesak napas, diare, mual, dan muntah. Sebagaimana banyak dilaporkan, virus ini diketahui menyerang banyak organ di dalam tubuh.

Timbulnya flu sering kali lebih dramatis dengan menunjukkan gejala dalam 1-4 hari, sementara Covid-19 jauh lebih halus. Orang dengan virus corona baru mungkin tidak menunjukkan gejala  hingga 14 hari setelah terinfeksi.

Navid menyatakan bahwa penting untuk diperhatikan, kendati sudah banyak penelitian yang dilakukan tetapi para ilmuwan masih terus mempelajari virus corona baru SARS-CoV-2, “JikaAnda khawatir atau merasa memiliki gejala, hubungi profesional perawatan kesehatan, seperti apoteker atau dokter umum, dan ikuti pedoman untuk mengisolasi diri,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona pandemi corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top