Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Cara Merawat Kulit Setelah Pakai Masker

Namun, memakai masker sepanjang hari ada risikonya. Selain masalah keringat dan pernapasan, ini juga dapat menyebabkan maskne, istilah baru yang digunakan untuk merujuk pada jerawat yang disebabkan oleh penggunaan masker wajah dalam waktu lama.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  14:49 WIB
Ilustrasi - Makeupandbeauty
Ilustrasi - Makeupandbeauty

Bisnis.com, JAKARTA - Mengenakan masker adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko infeksi virus corona.

Namun, memakai masker sepanjang hari ada risikonya. Selain masalah keringat dan pernapasan, ini juga dapat menyebabkan maskne, istilah baru yang digunakan untuk merujuk pada jerawat yang disebabkan oleh penggunaan masker wajah dalam waktu lama.

Orang-orang biasanya mulai mengeluhkan jerawat, kulit kering, dan bibir pecah-pecah. Keringat, panas, dan gesekan yang ditimbulkan oleh masker dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, mendorong pertumbuhan bakteri, dan kemudian menyebabkan masalah kulit.

Dr Nivedita Dadu, seorang Dokter Kulit di India memberikan tips untuk mencegah masalah terkait kulit yang disebabkan oleh masker:

1. Pelembab

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menggunakan pembersih dan pelembab yang tepat di wajah Anda. Dr Dadu merekomendasikan penggunaan pembersih lembut dan lembut bebas pewangi untuk membersihkan kulit Anda. Dia mengatakan bahwa setelah melepas masker, seseorang harus membersihkan wajah mereka dengan benar dengan pembersih dan kemudian mengoleskan pelembab sesuai jenis kulit mereka.

“Orang dengan kulit kering sebaiknya menggunakan pelembab berbahan dasar krim, karena pelembab berbasis krim kombinasi normal dan pelembab berbahan dasar gel kulit berminyak adalah yang terbaik,” katanya dikutip dari Times of India, Kamis (22/10/2020).

Belilah pelembap yang mengandung ceramide dan hyaluronic acid karena melembabkan dan membuat kulit kenyal.

2. Tabir surya

Jika Anda harus berada di luar ruangan di bawah sinar matahari dalam waktu lama, maka jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya. Tabir surya berbahan dasar mineral atau pemblokir fisik dianggap sebagai yang terbaik dari semuanya. Menurut dokter kulit, tabir surya ini mengandung titanium dioksida atau seng oksida dan melindungi kulit Anda dengan lebih baik.

3. Petrouleum jelly

Mengenakan masker dalam waktu lama juga bisa membuat bibir Anda pecah-pecah. Jadi oleskan petroleum jelly secara teratur untuk membuatnya lembut. pakai beberapa petroleum jelly sebelum memakai masker dan sebelum tidur.

4. Tidak menggunakan make-up

Riasan dapat membuat segalanya menjadi lebih kompleks dan dapat meningkatkan risiko masalah terkait kulit. Dr Dadu mengatakan jika memungkinkan, usahakan untuk menghindari make up saat harus memakai masker atau hanya menempel pada riasan mata. Meskipun Anda memakai riasan, pastikan produk tersebut tidak bersifat komedogenik dan bebas minyak.

5. Eksfoliasi

Masking dan eksfoliasi dapat membuat kulit Anda kering dan dapat menyebabkan iritasi. Gunakan lebih sedikit exfoliator dan retinol jika Anda harus memakai masker dalam waktu lama.

6. Pilih masker yang benar

Jenis masker yang Anda kenakan juga penting untuk kesehatan kulit Anda. Banyak masker mewah tersedia di pasaran, tetapi tidak semuanya ramah kulit. Dokter kulit menyarankan untuk memakai masker yang terbuat dari bahan bernapas seperti katun dan memperingatkan agar tidak menggunakan nilon dan poliester. Masker harus pas untuk Anda dan Anda harus mencucinya setelah digunakan. Gunakan air hangat dan deterjen bebas pewangi hipoalergenik untuk mencuci masker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulit masker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top