Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MGM Dekati Apple dan Netflix Bahas Rilis Film Baru Bond di Layanan Streaming

Film 'No Time to Die' bisa menghasilkan ratusan juta dolar dalam penjualan layanan streaming. Sayangnya, MGM menolak mengomentari pembicaraan apa pun, tetapi mengatakan film itu tidak untuk dijual.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  20:37 WIB
Warga melintas di depan poster film James Bond No Time to Die - Bloomberg
Warga melintas di depan poster film James Bond No Time to Die - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Metro-Goldwyn-Mayer Inc. mengadakan diskusi dengan Apple Inc. dan Netflix Inc. tentang rencana memutar film James Bond barunya langsung ke layanan streaming, meskipun pihak studio tetap berkomitmen untuk merilis film tersebut di teater.

Menurut sumber anonim dari Bloomberg, film 'No Time to Die' bisa menghasilkan ratusan juta dolar dalam penjualan layanan streaming. Sayangnya, MGM menolak mengomentari pembicaraan apa pun, tetapi mengatakan film itu tidak untuk dijual.

"Rilis film telah ditunda hingga April 2021 untuk melestarikan pengalaman teater bagi penonton bioskop," kata perwakilan MGM, dikutip dari Bloomberg.

Netflix dan Apple sama-sama menolak berkomentar terkait hal ini. Amazon Studios, pembeli lain untuk hiburan beranggaran besar untuk layanan streaming-nya, mengatakan bahwa saat ini tidak dalam pembicaraan apapun untuk membeli film Bond.

Film Bond produksi MGM awalnya dijadwalkan untuk diputar di bioskop pada April 2020, tetapi ditunda hingga November setelah pandemi Covid-19 memaksa bioskop di seluruh dunia untuk ditutup.

Meskipun bioskop sudah mulai dibuka kembali, konsumen masih lambat untuk kembali dan studio enggan merilis film mereka. Awal bulan ini, "No Time to Die" diundur lagi hingga April 2021.

Membeli hak tayang untuk 'No Time to Die' akan menjadi kudeta besar untuk layanan streaming dan bisa membantu menarik pelanggan yang ingin menonton film Bond terbaru. Film Daniel Craig, dengan biaya produksi sekitar US$250 juta, akan menjadi film yang paling terkenal jika dialihkan ke layanan streaming karena pandemi. Meskipun film-film lain kini mengambil jalan yang sama.

Film horor 'Antebellum' diluncurkan dalam format video premium rumahan pada bulan September, sementara 'Mulan' memulai debutnya di Disney+ dengan biaya US$30 per download. Apple juga menanyangkan film 'Greyhound' yang dibintangi Tom Hanks dan akan memulai debutnya pada bulan Juli tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple james bond Netflix

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top