Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Visinema Pictures Nyatakan Perlawanan Terhadap Pembajakan

Visinema melakukan berbagai upaya dalam melawan pembajakan seperti memantau dan melacak pelaku pembajakan di dunia digital.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 04 November 2020  |  20:43 WIB
/bisnis.com
/bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA--Visinema Pictures menyatakan perlawanan serta tindakan tegas melalui jalur hukum terhadap para pelaku dan berbagai bentuk pembajakan yang ditujukan kepada produk Intellectual Property (IP).

Angga Dwimas Sasongko, CEO dan Founder Visinema, mengungkapkan dirinya memahami bahwa menghapus pembajakan bukan perkara mudah.

Saat ini, dia menuturkan sudah waktunya bagi semua pihak untuk bergerak melakukan perlawanan dan menempuh jalur hukum.

"Saya mengapresiasi unit Siber Mabes Polri atas upayanya melakukan penegakkan hukum. Membantu para seniman menuntut dan menegakkan keadilan dengan ditangkapnya tersangka pelaku pembajakan. Saya berharap hal ini menjadi babak baru perlawanan oleh para seniman dan kreator terhadap pembajakan," katanya dalam siaran pers pada Rabu (4/11/2020).

Dia mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam melawan pembajakan. Upaya tersebut seperti dengan terus menggencarkan pemantauan dan pelacakan terhadap pelaku pembajakan di dunia digital.

Pada 29 September 2020 lalu, salah satu pelaku pembajakan IP Visinema dengan inisial AFP telah ditangkap oleh Tim Siber Mabes Polri.

Pelaporan kasus ini sendiri sudah dilakukan oleh pihak Visinema pada 20 Juli 2020.

Adapun kronologis di dalam pelaporannya, dia menuturkan langkah pertama yang dilakukan oleh tim Visinema adalah dengan mengidentifikasi para pelaku yang membajak dan membagikan film secara ilegal.

Setelah itu, pihak Visinema menyiapkan berkas laporan pengaduan ke pihak berwenang untuk kemudian ditindak dan diproses lebih lanjut.

Apabila terbukti bersalah, maka tersangka dengan inisial AFP akan dikenakan sejumlah pasal dengan maksimal denda sebanyak Rp4 miliar dan penjara maksimal paling lama 10 tahun.

Proses penindakan dan penangkapan ini tentunya tidak dapat terjadi tanpa kerja sama tim Visinema dengan Tim Bareskrim Divisi Siber Mabes Polri.

Dalam mengantisipasi pembajakan terhadap Kekayaan Intelektual yang dimilikinya, ujarnya Visinema Pictures selalu mendaftarkan semua karya cipta yang dimiliki pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Cq Direktorat Hak Cipta agar karya-karya tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara sah dan legal.

Visinema Pictures turut mengimbau semua kalangan agar terus mendukung dan menghargai semua karya cipta anak bangsa dengan cara mengakses segala Kekayaan Intelektual secara sah dan legal pada platform daring yang telah memiliki izin terhadap penayangan Kekayaan Intelektual seperti musik, video, film dan lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film musik pembajakan
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top