Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keuangan Mulai Seret? Saatnya Mulai Gaya Hidup Minimalis

Cynthia, Praktisi Gaya Hidup Minimalis Fany Sebayang melalui akun Instagram Life With Less yang dikutip Selasa (17/11/2020), menjelaskan, mindset menjadi seorang minimalis seharusnya dilandasi kesadaran terkait kapasitas keuangan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 17 November 2020  |  12:59 WIB
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi keuangan yang tak menentu bahkan semakin menipis akibat krisis pandemi Covid-19 membuat seseorang harus mulai beralih dengan gaya hidup minimalis.

Cynthia, Praktisi Gaya Hidup Minimalis Fany Sebayang melalui akun Instagram Life With Less yang dikutip Selasa (17/11/2020), menjelaskan, mindset menjadi seorang minimalis seharusnya dilandasi kesadaran terkait kapasitas keuangan. Dia pun menolak paradigma yang menyebut menjadi minimalis berarti siap hidup sederhana atau ekstrimnya, siap menderita.

Biasanya, jika seseorang bisa mengenali kondisi finansialnya, dia akan punya kepekaan dan kapasitas untuk memulai memilah kebutuhan dengan keinginan.

Di tengah masa pandemi yang sarat dengan krisis keuangan, Fany menyatakan ini merupakan saat yang tepat bagi seseorang mempelajari dan memulai gaya hidup minimalis.

Salah satunya dengan melatih pengambilan keputusan dengan jernih sebelum berbelanja dan mengeluarkan uang.

Fany mengingatkan, Anda harus benar-benar memastikan bahwa barang yang hendak Anda beli adalah barang yang dibutuhkan bukan sekadar hasrat membeli saja. Ini adalah langkah paling mudah untuk mengawali gaya hidup sebagai minimalist.

 

Dengan menjalani sejumlah praktek minimalist, maka seseorang akan memiliki kemampuan untuk menata ulang keuangan dengan mengasah barang yang hendak dibeli dan tidak perlu dibeli.

Dengan begitu, seseorang juga bisa mulai belajar memanfaatkan uang yang tersisa untuk menabung dan investasi.

 

“Setidaknya jadi minimalis bisa membuat seseorang bisa menabung minimal 30% dari pendapatan untuk tabungan hari tua, sampai dana darurat,” ujar Fany.

 

Perencana Keuangan Finansialku, Rista Zwestika CFP tak menampik ada beberapa orang yang selama masa pandemi memang punya ketergantungan terhadap berbelanja karena ini menjadi kegiatan stress released.

Meski begitu, dia menegaskan pentingnya untuk tetap melihat kondisi keuangan sebelum melakukan eksekusi belanja.

 

“Maka memang paling penting mengatur cashflow, caranya harus membedakan dulu mana kebutuhan, mana keinginan,” ujar Rista.

 

Dia menganjurkan, selama pandemi Covid-19, masyarakat perlu lebih jeli dalam melakukan pengeluaran. Misalnya, mencoba memanfaatkan belanja dengan promo atau diskon khususnya untuk barang-barang yang dibutuhkan, bukan sekadar membeli barang yang diinginkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minimalis gaya hidup
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top