Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apakah Vaksin Virus Corona Efektif Bagi Penderita Obesitas?

Selain vakin virus corona, ada beberapa vaksin lain yang tidak bekerja dengan baik bagi penderita obesitas, termasuk influenza, rabies dan hepatitis-B.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  07:05 WIB
Vaksin virus corona tidak bekerja efektif pada penderita obesitas atau gemuk - Istimewa
Vaksin virus corona tidak bekerja efektif pada penderita obesitas atau gemuk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Orang-orang yang memiliki obesitas memiliki kerentanan terhadap vaksin virus corona (Covid-19). Peneliti juga mengungkapkan bahwa obesitas menjadi faktor risiko terbesar Covid-19 untuk menghalangi keampuhan dan efektivitas vaksin.

Mengutip dari Times of India, Sabtu (23/1/2021), laporan terbaru yang diterbitkan di Nature, orang gemuk memiliki respons yang sedikit lebih lambat pada tubuh sehingga, membuat vaksin virus corona kurang efektif untuk mereka.

Untuk kelompok berisiko tinggi yang sudah rentan terhadap virus corona yang parah, perkembangan tersebut hanya memicu lebih banyak kekhawatiran.

Apakah obesitas merusak kekebalan Anda?

Kemampuan kerja vaksin virus corona (Covid-19) sangat tergantung pada seberapa sehat sistem kekebalan Anda. Obesitas, sebagai masalah medis dapat mempengaruhi kekebalan dan fungsinya.

Dalam kondisi seperti obesitas yang tidak wajar, peradangan akut dapat menyebabkan respons imun yang tertunda atau menurun. Selain itu, obesitas juga dikaitkan dengan beberapa penyakit dan risiko kesehatan lain yang dapat mengganggu kekebalan tubuh.

Mengapa obesitas sangat mengkhawatirkan?

Obesitas telah berubah menjadi epidemi gaya hidup global yang menjadi masalah utama kesehatan. Obesitas dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak aktif dan tidak aktif, masalah hormonal, obat-obatan, pola makan yang buruk, genetika, yang dipicu oleh penyakit atau beberapa faktor psikologis.

Menurut statistik WHO dan Obesitas Dunia, masalah kesehatan masyarakat terus meningkat, dengan lebih dari 2 juta orang kelebihan berat badan dan, atau obesitas (terhitung sekitar 13 persen dari populasi dunia).

Obesitas dapat menyebabkan peradangan ringan pada tubuh

Penelitian juga menemukan bahwa orang gemuk mungkin juga memiliki tingkat protein pengatur kekebalan yang lebih tinggi dari biasanya di dalam tubuh, juga dikenal sebagai sitokin, yang, dalam beberapa kasus dapat memaksa sistem kekebalan untuk salah menafsirkan sinyal dan merusak sel dan jaringan yang sehat.

Selain itu, penderita obesitas juga lebih tinggi mengalami penyakit parah hingga meninggal karena virus corona, berapa pun usianya. Dari tantangan seperti intubasi yang sulit (dukungan ventilator), kapasitas paru-paru yang berkurang, resistensi insulin dan keberadaan reseptor ACE2 yang tinggi juga meningkatkan risiko.

Banyak vaksin tidak bekerja dengan baik pada orang gemuk

Mungkin yang mengkhawatirkan para dokter dan ahli epidemiologi adalah bahwa ini bukan pertama kalinya vaksin tidak berfungsi maksimal bagi orang gemuk. Selain virus corona, ada vaksin untuk beberapa kondisi lain yang tidak bekerja dengan baik bagi penderita obesitas, termasuk influenza, rabies, hepatitis-B.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top