Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Kulit Panu

Penyakit kulit panu bisa diobati di rumah, tetapi bila sebarannya semakin banyak, maka segeralah konsultasi ke dokter kulit.
Hanafi Nurmahdi
Hanafi Nurmahdi - Bisnis.com 07 April 2021  |  11:54 WIB
Penyakit kulit panu bisa diobati dengan mengoleskan obat yang bisa dibeli di toko obat. Namun, bila panu semakin meluas, maka sebaiknya konsultasi ke dokter kulit. - ilustrasi
Penyakit kulit panu bisa diobati dengan mengoleskan obat yang bisa dibeli di toko obat. Namun, bila panu semakin meluas, maka sebaiknya konsultasi ke dokter kulit. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi mengharuskan masyarakat untuk tetap berada dirumah guna mengurangi penularan virus corona. Namun, ketika berada di rumah, maka kemalasan untuk membersihkan diri cenderung meningkat dan menyebabkan penyakit kulit.

Penyakit kulit yang sering muncul di tubuh, bila tidak merawat diri adalah panu. Pityriasis Versicolor atau yang biasa disebut panu, merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang mengganggu pigmen kulit, sehingga menimbulkan bercak pada kulit.

Namun terlebih dahulu sebaiknya kita harus mencegah penyakit ini hinggap di tubuh kita sebelum diobati. Mengutip dari Medical News Today, Rabu (7/4/2021), cara untuk mengatasi panu yang bisa dilakukan:

Cara Mengatasi Panu di rumah sendiri

Jika sudah terserang panu yang belum begitu parah kita bisa menggunakan krim, salep, atau sabun maupun sampo yang mengandung clotrimazole, selenium sulfide, miconazole, terbinafine dan zinc pyrithione.

Sebelum memakai obat panu dalam bentuk krim atau salep, disarankan untuk mencuci bersih area kulit yang terdapat panu, lalu keringkan. Kemudian oleskan krim atau salep sebanyak 1 - 2 kali sehari selama 14 hari.

Jika menggunakan sabun, sebaiknya diamkan selama 5-10 menit sebelum dibilas. Agar busa bisa meresap kedalam kulit untuk melindungi dari kulit kering dan bersisik yang nantinya bisa menyebabkan panu.

cara mengobati panu

Cara Mengatasi Panu Dengan Bantuan Medis

Setelah menjalani pengobatan sendiri di rumah, namun panu belum juga membaik atau bahkan bertambah penyebarannya, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit agar bisa memastikan kembali melalui pemeriksaan.

Jika diagnosa dokter memang menunjukkan terkena panu, maka dokter akan meresepkan obat panu, seperti:

1. Fluconazole

2. Ciclopirox

3. Itraconazole

4. Selenium sulfide

5. Ketoconazole

Setelah kulit sembuh dari infeksi jamur, mungkin masih tertinggal bercak-bercak panu di kulit. Namun jangan khawatir, sebab warna kulit akan kembali ke warna semula setelah beberapa waktu.

penyebab dan cara mencegah panu

Cara Mencegah Panu Muncul Kembali

Penggunaan obat panu memang mampu menghilangkan panu, namun tidak jarang panu yang telah sembuh bisa muncul kembali. Ini merupakan fase normal yang terjadi, karena jamur tersebut memang ada di kulit. Hal ini bisa dicegah dengan memakai obat panu 1–2 kali dalam sebulan, terutama gunakan ketika cuaca sedang panas dan lembap.

Selain itu, cegah penyakit kulit ini dengan cara memakai pakaian dengan bahan berserat alami seperti katun, hindari juga pakaian yang terlalu ketat, menghindari produk yang bisa membuat kulit berminyak, kurangi terpapar sinar matahari, dan jangan lupa gunakan tabir surya sebelum keluar ruangan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulit kulit gatal perawatan kulit
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top