Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pernah Kena Cacar Air? Waspada Terkena Herpes Zoster

HZ yang juga dikenal sebagai shingles, cacar ular atau cacar api adalah suatu sindrom khas yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella zoster (VZV)1. Virus ini merupakan virus yang sama yang menyebabkan cacar air.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 08 April 2021  |  14:12 WIB
Herpes zoster - dermafoto.com
Herpes zoster - dermafoto.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pernahkah Anda mengalami cacar air? Jika iya, kemungkinan Anda berisiko terkena Herpes Zoster (HZ).

HZ yang juga dikenal sebagai shingles, cacar ular atau cacar api adalah suatu sindrom khas yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella zoster (VZV)1. Virus ini merupakan virus yang sama yang menyebabkan cacar air. 

Cacar air adalah dampak pertama ketika Anda terinfeksi virus VXV 1. CEO Klinik Pramudia dr. Anthony Handoko menjelaskan saat virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia, mereka akan berdiam di sistem syaraf dan menetap di dalamnya.

Reaktivasi virus akan terjadi ketika kekebalan terhadap VZV menurun karena penuaan atau imunosupresi. Dia menjelaskan HZ terutama terjadi pada kelompok usia 45-64 tahun. Namun, saat ini tren kasus HZ cenderung terjadi pada usia yang lebih muda dan lebih sering terjadi pada wanita.

"Kira-kira 30 persen populasi pernah mengalami HZ semasa hidupnya" ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (8/4/2021).

Anthony menyebut penularan virus penyebab cacar air dan HZ ini bisa melalui pertukaran napas dan kontak dengan lesi atau gejala di kulit. Penularan HZ terjadi ketika ada kontak langsung dengan cairan pada lepuhan ruam yang dialami penderita. 

Mereka yang belum pernah menderita cacar air atau tidak pernah menerima vaksin cacar air memiliki risiko tinggi tertular. Jika terinfeksi, mereka akan terkena cacar air bukan HZ. Lalu kemudian virus itu bisa berkembang sewaktu-waktu menjadi HZ.

"Masa inkubasi setelah pertama kali kontak hingga timbulnya lesi di kulit sekitar 10-21 hari," sebut Anthony.

Selain mereka yang sebelumnya menderita cacar air, risiko besar terkena HZ ada pada orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah (imunokompromais), seperti lansia, penderita HIV/AIDS, pasien transplantasi organ, penderita kanker, stress psikis, pasien pasca operasi, dan pasien yang minum obat-obat yang dapat menekan sel imun tubuh. 

Pada pengobatan kanker misalnya, radiasi atau kemoterapi dapat menurunkan daya tahan terhadap penyakit dan dapat memicu Herpes Zoster.

Oleh karena itu, Anthony mengataoan fokus pencegahan terhadap HZ yaitu dengan meningkatkan imunitas tubuh secara umum, serta menghindari kontak terhadap virus dari penderita HZ.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

herpes cacar air
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top