Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Fakta: Vaksin Covid-19 Pengaruhi Kesuburan

CDC juga tidak merekomendasikan tes kehamilan rutin sebelum vaksinasi Covid-19. Dengan mendapat vaksin Covid-19 sebelum hamil maka Anda tidak perlu khawatirkan kehamilan.
Astrid Prihatini Wisnu Dewi
Astrid Prihatini Wisnu Dewi - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  18:40 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Solopos.com, JAKARTA – Sempat ada rumor vaksin Covid-19 pengaruhi kesuburan di media sosial. Para pakar pun kembali angkat bicara terkait rumor itu.

Melansir FoxNews, informasi yang mengklaim kalau spike protein yang digunakan dalam vaksin Covid-19 sama dengan spike protein lain yang disebut syncitin-1, yang terlibat dalam pertumbuhan dan perlekatan plasenta selama kehamilan.

Hanya berdasarkan itu, rumor tersebut menyebar dengan menambahkan klaim bahwa vaksin Covid-19 akan menyebabkan tubuh wanita melawan spike protein, yang berdampak pada kesuburan.

Namun, menurut ahli pengobatan dari Johns Hopkins, Andrew Satin dan Jeanne Sheffield, kedua spike protein tersebut sama sekali berbeda. Jadi, dengan mendapat vaksin Covid-19 tidak akan memengaruhi kesuburan wanita yang ingin hamil, termasuk melalui metode fertilisasi in fitro, jelas keduanya.

Seorang direktur obgyn, Satin, dan direktur kedokteran kesehatan perempuan, Sheffield, menunjukkan data uji coba Pfizer-BioNTech sebagai bukti lebih lanjut bahwa kedua spike protein tidak ada kaitannya.

Dalam data tersebut, dipaparkan bahwa dari 23 relawan wanita hamil, terdapat satu orang yang mengalami keguguran selama fase uji klinis, dan ia pun dari kelompok plasebo.

“Wanita yang secara aktif berusaha untuk hamil dapat divaksinasi dengan vaksin Covid-19 saat ini. Tidak ada alasan untuk menunda kehamilan setelah menyelesaikan rangkaian vaksin,” papar para ahli, Sabtu (22/5/2021).

Temuan ini semakin diperkuat dengan temuan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang menyatakan hingga saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin apapun, termasuk vaksin Covid-19 yang menyebabkan masalah kesuburan, maupun masalah saat mencoba hamil.

Tes Kehamilan

CDC juga tidak merekomendasikan tes kehamilan rutin sebelum vaksinasi Covid-19. Dengan mendapat vaksin Covid-19 sebelum hamil maka Anda tidak perlu khawatirkan kehamilan. Seperti vaksin lainnya, para ilmuwan sedang mempelajari vaksin Covid-19 dengan hati-hati untuk mengetahui efek sampingnya dan melaporkan temuan saat tersedia.

American College of Obstetricians and Gynecologists juga mendukung keamanan vaksin pada wanita hamil dan mereka yang ingin hamil.

“Klaim tidak berdasar yang mengaitkan vaksin Covid-19 dengan infertilitas telah dibantah secara ilmiah,” tulis ACOG di situsnya.

ACOG merekomendasikan vaksinasi untuk semua orang yang memenuhi syarat yang mungkin mempertimbangkan kehamilan di masa depan. Beberapa penelitian menemukan bahwa vaksin tersebut aman untuk wanita hamil, termasuk yang memeriksa plasenta wanita yang menerima suntikan saat hamil.

“Plasenta seperti kotak hitam di pesawat. Jika ada yang tidak beres dengan kehamilan, kami biasanya melihat perubahan pada plasenta yang dapat membantu kami mengetahui apa yang terjadi. Dari apa yang kami ketahui, vaksin Covid-19 tidak merusak plasenta,” beber Asisten Profesor Patologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Jeffery Goldstein.

Sebelumnya, Guru Besar Universitas Indonesia Profesor Zubairi Djoerban juga mengatakan vaksin Covid-19 tidak akan pengaruhi kesuburan wanita. Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitternya, @ProfesorZubairi, Kamis (25/3/2021) 15.17 WIB.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar IDI (Satgas Covid-19 PB IDI) itu menilai sejumlah merek vaksin Covid-19 sudah memiliki bukti atas klaim tersebut.

Dia menyebutkan Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson sudah terbukti aman bagi ibu hamil. Soal merek lain, ahli penyakit dalam ini mengaku belum mengetahuinya.

“Apakah vaksin Covid-19 memengaruhi kesuburan atau bikin perempuan tak bisa hamil? Vaksin tidak mempengaruhi kesuburan. Makin banyak bukti beberapa vaksin seperti Pfizer, Moderna, dan Johnson&Johnson ternyata aman untuk ibu hamil. Kalau merek lain, saya tidak tahu,” tulisnya di Twitter.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hamil Kesuburan Vaksin Covid-19

Sumber : Solopos

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top