Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Gejala, Pencegahan, dan Cara Mengobati Kanker Kulit Melanoma

Kasus kanker kulit melanoma bakal meningkat terus seiring menipisnya lapisan ozon yang terus menipis setiap harinya.
Anissa Putri
Anissa Putri - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  14:56 WIB
Kasus kanker kulit dalam tren meningkat di dunia, seiring menipisnya lapisan ozon - Istimewa
Kasus kanker kulit dalam tren meningkat di dunia, seiring menipisnya lapisan ozon - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kanker merupakan penyakit yang dinilai masyarakat sebagai penyakit berbahaya dan sulit disembuhkan, begitu pula dengan Kanker Melanoma. Kanker Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang jarang dan sangat berbahaya. Berawal dari kulit manusia, lalu dapat menyebar hingga ke organ lain dalam tubuh.

Kanker kulit melanoma merupakan kanker yang berkembang pada sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin yang disebut melanosit. Melanin memiliki fungsi menyerap sinar ultraviolet dan melindungi kulit dari kerusakan. 

Menurut World Health Organization (WHO), ada sekitar 132.000 kasus kanker kulit melanoma muncul setiap tahun di seluruh dunia. Kasus kanker melanoma diperkirakan akan meningkat, seiring lapisan ozon bumi. Kanker melanoma beresiko lebih besar menyerang wanita yang berusia di bawah 40 tahun. 

Dilansir dari alodokter.com, Jumat (11/6/2021) berikut gejala, cara pencegahan dan pengobatan kanker melanoma:

1. Gejala Umum

Kanker Melanoma terjadi ketika sel-sel pigmen kulit berkembang secara tidak normal. Gejala umum dari Kanker Melanoma diawali dengan munculnya tahi lalat baru atau adanya perubahan pada tahi lalat yang sudah ada.

Melanoma berbentuk tidak beraturan, lebih dari satu warna, terasa gatal, ukurannya lebih besar dibandingkan tahi lalat normal dan bisa mengalami pendarahan. Beberapa bagian tubuh yang sering muncul gejala tersebut adalah wajah, tangan, punggung, dan kaki.

2. Pengobatan 

Jenis penanganan kanker melanoma tergantung kepada stadium melanoma yang diderita. Sistem stadium digunakan oleh tenaga medis profesional untuk menjelaskan seberapa jauh perkembangan dan penyebaran melanoma baik di dalam kulit maupun ke organ tubuh lainnya.

Prosedur utama pengobatan melanoma dengan melakukan operasi, namun disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien. Operasi bisa sukses jika melanoma terdiagnosis di tahap awal.

Apabila kanker melanoma tidak terdiagnosis hingga memasuki stadium paling parah, perawatan yang dilakukan hanya bisa memperlambat penyebaran kanker dan meredakan gejala yang terjadi dengan melakukan Radioterapi atau menggunakan obat-obatan, seperti kemoterapi, Imunoterapi, dan Antibodi monoklonal.

3. Pencegahan 

Walaupun kemunculan melanoma tidak selalu bisa dicegah, namun pencegahan dapat dilakukan dengan menghindarkan kulit agar tidak terkena paparan langsung sinar ultraviolet alami maupun buatan.

Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan tabir surya dan memakai pakaian yang menutupi kulit agar melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang merusak secara langsung. Untuk meningkatkan keberhasilan penanganan dan agar bisa mendapatkan diagnosis sejak awal, Anda disarankan untuk memeriksa tahi lalat dan bintik-bintik secara teratur.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker kulit
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top