Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdarahan Otak, Dirut RS PON Enggan Ungkap Kondisi Tukul Arwana

Pihak RS PON enyarankan untuk menanyakan langsung kepada pihak keluarga Tukul Arwana.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 September 2021  |  12:47 WIB
Perdarahan Otak, Dirut RS PON Enggan Ungkap Kondisi Tukul Arwana
RS Pusat Oyak Nasional di Cawang. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mursyid Bustami menerangkan bahwa tidak ada hubungan antara vaksinasi Covid-19 dengan perdarahan otak yang dialami komedian Tukul Arwana.

Lalu, bagaimana kondisi Tukul sejak dirawat Rabu (22/9/2021), sekitar pukul 18.00 WIB di RS PON?

Mursyid dalam keterangan secara virtual, Jumat (24/9/2021), menuturkan, bahwa pihak rumah sakit memilih untuk tidak membeberkannya karena alasan kode etik.

Pihak rumah sakit menyarankan untuk menanyakan langsung kepada pihak keluarga.

"Tidak bisa kami sampaikan, karena berkaitan dengan rahasia medik pasien kita, kami sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami tidak akan menyampaikan mengenai kondisi pasien," tuturnya.

Namun, Mursyid menegaskan, bahwa tidak ada hubungan antara vaksin Covid-19 dengan stroke perdarahan seperti yang dialami Tukul.

“Tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksin Covid-19 apapun merek vaksinnya,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/9/2021).

Dokter spesialis saraf ini pun menambahkan secara ilmiah tidak ada kaitan antara efek vaksin Covid-19 dengan stroke perdarahan, penyakit yang membuat Tukul harus dilarikan ke rumah sakit.

Pada Kamis (23/9/2021) warganet ramai menyebut penyebab Tukul mengalami perdarahan otak atau stroke perdarahan lantaran melakukan vaksinasi Covid-19.

“Secara ilmiah tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksin Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, perdarahan otak kebanyakan terjadi pada orang dengan hipertensi. Kondisi ini terjadi akibat pembuluh darah tidak kuat menahan tekanan darah yang tinggi, sehingga pecah dan mengganggu bagian otak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stroke otak Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top