Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petenis Dunia Serena Williams Ikut Bersuara Terkait Keberadaan Peng Shuai

Williams berbicara di Twitter pada hari Kamis, lebih dari dua minggu setelah Peng menuduh seorang mantan pejabat tinggi pemerintah China melakukan kekerasan seksual. Peng belum terlihat atau terdengar dari publik sejak itu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 November 2021  |  21:17 WIB
Petenis Dunia Serena Williams Ikut Bersuara Terkait Keberadaan Peng Shuai
Petenis AS Serena Williams - USOpen.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Serena Williams bergabung dalam pencarian pemain tenis China Peng Shuai yang hilang.

Williams berbicara di Twitter pada hari Kamis, lebih dari dua minggu setelah Peng menuduh seorang mantan pejabat tinggi pemerintah China melakukan kekerasan seksual. Peng belum terlihat atau terdengar dari publik sejak itu.

“Saya hancur dan terkejut mendengar berita tentang rekan saya, Peng Shuai,” tulis Williams dilansir dari Yahoo Sport.

“Saya harap dia aman dan ditemukan sesegera mungkin. Ini harus diselidiki dan kita tidak boleh tinggal diam. Mengirim cinta untuknya dan keluarganya selama masa yang sangat sulit ini.” tambahnya.

Williams adalah sosok terbaru di dunia tenis yang berbicara tentang keselamatan Peng. Sebelumnya juga ada Naomi Osaka, Novak Djokovic, Billie Jean King dan Chris Evert, yang ikut bersuara.

Peng menuduh pensiunan wakil perdana menteri Zhang Gaoli melakukan kekerasan seksual dalam sebuah postingan di Weibo,  outlet media sosial China pada 2 November. 

Postingan Peng telah dihapus, dan akun Weibo-nya dinonaktifkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petenis tunggal putri
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top