Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peningkatan Antibodi Vaksin Booster AstraZeneca

Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap vaksin AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), dan telah mendapatkan rekomendasi (positive opinion) untuk dapat digunakan sebagai booster/dosis lanjutan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  15:19 WIB
Peningkatan Antibodi Vaksin Booster AstraZeneca
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menggratiskan vaksin booster per 12 Januari 2022 besok.

Adapun, jenis vaksin booster yang akan diberikan ada 5 macam.

Salah satunya adalah vaksin Astrazeneca. 

Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap vaksin AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac), dan telah mendapatkan rekomendasi (positive opinion) untuk dapat digunakan sebagai booster/dosis lanjutan.

"Karena telah memenuhi persyaratan khasiat dan keamanan dari hasil pembahasan Badan POM bersama Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin COVID-19.” Ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito.

Dia memaparkan, vaksin AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac) sebagai booster homolog dapat diberikan sebanyak 1 dosis minimal setelah 6 bulan dari vaksinasi primer dosis lengkap AstraZeneca (Vaxzevria dan Kconecavac) pada usia 18 tahun ke atas.

Dari penelitian dengan pemberian vaksin booster ini, terjadi peningkatan nilai rata-rata titer antibodi IgG setelah pemberian booster/dosis lanjutan dari 1792 (sebelum pemberian booster/dosis lanjutan) menjadi 3746.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AstraZeneca Vaksin Booster
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top