Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Diet

Berikut ini 10 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari jika ingin sukses diet atau menurunkan berat badan pada tahun ini seperti dilansir dari Eat This! Selasa (11/1/2022).
Tresia
Tresia - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  16:15 WIB
Ilustrasi perempuan makan sambil nonton yang bisa membuat berat badan naik - Freepik
Ilustrasi perempuan makan sambil nonton yang bisa membuat berat badan naik - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah resolusi tahun 2022 Anda menurunkan berat badan? Jika iya, berikut 10 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari jika ingin program diet sukses.

Obesitas atau kelebihan berat badan tidak terjadi dalam satu malam. Pola makan yang salah menjadi penyebab utama lemak di tubuh Anda menumpuk dan terus menumpuk. 

Sebenarnya, banyak orang yang tahu apa yang harus mereka lakukan agar berat badan tidak bertamah. Namun, sebagian besar dari orang yang diet ingin mendapatkan hasil yang instan. Imbasnya, mereka tidak disiplin menjaga pola makan dan masih melakukan hal-hal negatif tanpa mereka sadari.

Berikut ini 10 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari jika ingin sukses diet atau menurunkan berat badan pada tahun ini seperti dilansir dari Eat This! Selasa (11/1/2022).

1. Kurang Minum Air

Tahukah anda, jika anda kurang minum air mineral maka akan berdampak negatif pada sistem metabolisme tubuh serta dapat meningkatkan nafsu makan Anda.

Dalam sebuah penelitian melaporkan bahwa ketika tubuh Anda terhindrasi maka akan membuat anda merasa kenyang dan bisa menghilangkan rasa lapar.

Imbasnya, Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan agar diet yang Anda jalani berjalan. Coba mulai dengan meminum setidaknya 2 liter air dalam satu hari dan rasakan perbedannya pada tubuh Anda. 

2. Makan Malam Jelang Jam Tidur

Jika Anda sedang dalam program diet untuk menurunkan berat badan Anda, hindari makan malam menjelang jam tidur Anda. Tubuh akan bekerja lebih keras ketika anda makan malam 1 jam sebelum Anda tidur. Hal itu dapat menggangu waktu istirahat Anda dan membuat Anda sulit untuk terlelap.

Menurut Alissa Rumsey, RD dan Juru Bicara Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan otak akan merespon lebih kuat terhadap makanan cepat saji dan tidak mampu mengontrol diri untuk menakar makanan yang dikonsumsi.

Selain itu, makan pada malam hari ketika anda akan tidur dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin sehingga akan membuat rasa lapar yang lebih tinggi. Hasilnya, hal itu dapat menyebabkan Anda makan berlebihan pada hari berikutnya.

3. Kurang Makan Sayur

Untuk mempercepat proses penurunan berat badan Anda, sebaiknya jangan lupa menyelipkan makanan sehat dalam daftar makanan sehari-har.

Salah satunya sayuran atau buah-buahan yang tinggi vitamin, seperti sayuran berdaun hijau yang memiliki empat vitamin yang mampu larut pada lemak di dalam tubuh.

Sayuran hijau memiliki kandungan vitamin A, D, E, dan K. Artinya, mikronutrien esensial ini hanya akan diserap ke dalam tubuh setelah dilarutkan dalam butiran lemak. Selain itu, sayuran juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, mata, kulit dan juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.

4. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat menggangu program diet anda dalam menurunkan berat badan. Kurang tidur akan memicu tingginya kadar kortisol yang dapat memperlambat metabolisme Anda sehingga menyebabkan produksi lemak perut berlebih.

Selain itu, Anda akan kehilangan manfaat baik dari tidur yang cukup seperti membangkitkan regenerasi sel dan pembentukan otot. Dampaknya, hormon rasa lapar Anda akan terkendali dan dapat menurunkan stress. Pastikan Anda tidur 8 Jam dalam sehari agar menjaga kesehatan tubuh Anda.

5. Tidak Berolahraga

Untuk mengimbangi program diet, Anda harus melakukan kegiatan lainnya seperti berolahraga. Diet tidak hanya menahan lapar dan mengkonsumsi makanan sehat. Lebih dari itu, olahraga juga menjadi peran penting dalam mempercepat proses penurunan berat badan Anda.

Menurut penelitian terbaru yang dilaporkan dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, program penurunan berat badan harus disertai dengan olahraga.

Dokter Conrad Earnest merekomendasikan latihan rutin yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan, yakni latihan aerobik atau latihan angkat beban.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat diet berat badan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
To top